Tak banyak juga yang kita lakukan , kita mencoba browsing dengan Laptop milik Beka , mencoba mengabari orang rumah kalau kita udah sampai di Doha. Beka akan melanjutkan perjalanan ke Berlin. Disini kita ketemu teman - teman kita dari Indonesia , kebanyakan dari mereka akan melanjutkan kuliah di jerman , kira - kira 8 orang. Mereka dengan semangat menanti taksi raksasa yang akan mengantar mereka ke Berlin , mereka dengan antusias berganti pakaian yang lebih tebal mempersiapkan diri dengan suhu Berlin yang ganas minus derajat celcius , Beka ikut mempersiapkan diri . disini mental ku jatuh.
" Aku akan sendirian " dalam hati ku berbicara
"Beka akan pergi dengan teman teman baru , kita akan berpisah , aku sebatang kara menuju negara orang , sekarang aku berfikir kalo negara kita adalah negara yang PALING nyaman buat kita"
Walaupun pertemuan ku dengan Beka baru saja terjadi di Singapore , tapi aku merasa kehilangan teman.
"Bro , aku berangkat sekarang , sampai ketemu , sukses" kata Beka
dia berangkat lebih awal dari pada jadwal ku
"iya , semangat semangat "
kita salaman , dan berpelukan
"semangat , jangan menyerah , harus sampai negara tujuan...jangan sedih..." sambil menggenggam tangannya , dia tahu mataku sudah berkaca - kaca
" iya " aku tersenyum
Sesungguhnya dalam hati , aku menangis , aku ga sanggup dengan ini , aku merasa lemah , sanggup kah aku survive dinegara orang. Bukan karena kualitas kerja ku , tapi karena culture kita yang berbeda , komunikasi yang berbeda.
Beka sudah pergi , kini aku sendiri , aku menuju terminalku di pojok bandara , jalan perlahan menahan air mata keluar dari mata ku. aku terus berjalan.
" aku harus survive…..AKU HARUS SURVIVE…!!" memberi semangat ke diri ku sendiri
Didalam keadaan seperti ini , tiba tiba saja dihadapanku berdiri seseorang dari Indonesia , mungkin istilah dunia itu kecil memang benar , aku bertemu dengan my english teacher di TBI , Werren (Wuz).
"Wuzz..?? how are you ? do you remember me?
"oww..yaa....where are you going.?"
" im going to NY , u ?"
Wuz ternyata mau pindah selamanya dari Indonesia , ia ingin tinggal di Inggris , tak berapa lama kemudian istri Wuz datang , dia adalah orang Indonesia , aku bercerita dengan istrinya
" kamu mau kemana ? dimana kenal warren ?"
" ke NY , mau kerja , Wuz guru TBI saya "
"ooo...."
"Saya senang lohh bu ketemu orang Indonesia di negara orang , rasanya seperti keluarga"
sambil tersenyum lemah
" Ibu kapan balik lagi ke Indonesia " aku melanjutkan pertanyaan
Mungkin itu adalah pertanyaan yang salah , sebab pertanyaan itu membuat ibu itu menangis
" Jangan kamu ingatkan saya lagi dengan Indonesia , mungkin saya tidak akan balik lagi "
setetes demi setetes air mata ibu itu keluar dari kelopak matanya
" Saya udah dari kecil tinggal disana , orang tua saya di sana , dan sekarang saya mau pindah , berat meninggalkan orang tua disana "
Melihat semua itu , aku pun sedih , aku juga akan lama meninggalkan keluarga dan rumah.
" Kamu mau kerja dimana ? " tanya Wuz
" di Cruise "
" Sebagai apa ? "
" Electrician "
" Wah , bagus tuh...saya juga mau melanjutkan kuliah saya elektro....thats a good job "
Walaupun Wuz sudah memuji - muji itu adalah pekerjaan yang baik , tapi hati ku tetap dingin , membeku , pikiran ku pun tak berjalan dengan normal , kosong . aku hanya mengikuti arus yang terjadi di sekitar ku , menggerakan badan ku.
" Wuz , saya butuh masukan , apa yang harus saya lakukan sekarang ? "
Ini adalah pertanyaan paling konyol yang pernah aku keluarkan , aku sudah berada dalam perjalanan dan aku tak tahu harus ngapain
" Kenapa kamu bingung , itu pekerjaan yang bagus , memang agak berat meninggalkan keluarga , seperti istri saya juga berat meninggalkan keluarganya , tapi kamu harus hadapin semua itu , ini pilihan kamu untuk berangkat atau disuruh keluarga ?"
" Pilihan saya "
" Ya , karena ini pilihan kamu , hadipilah , saya yakin kamu bisa kok , dont worry ...."
Jadi teringat doa yang aku panjatkan ketika aku lagi seleksi untuk penerimaan kerja di Cruise , aku memanjatkan doa
" Inilah pilihan saya , restuilah saya kerja disini , bantulah saya untuk diterima kerja disini , engkau (Tuhan) yang menjalankan saya , engkau pula yang menjalankan PRINSIPAL , hanya kepada engkau saya memohon dan kepada engkau saya bersembah. Amin "
Sekarang aku sudah dalam perjalanan menuju Cruise . aku sudah menginjakan kaki di Doha , apa lagi yang saya ragukan.
" Thanks for your advice Wuz "
Kita pun berpisah , saling bersalaman dengan erat, aku kembali berjalan menuju terminal pesawat ku untuk melanjutkan perjalanan ke bandara John F Kennedy , New York.
.jpg)