JFK

Jarum panjang menunjuk angka dua belas dan jarum pendek menunjuk angka tiga ,WELCOME to Amerika. Aku perhatikan sekeliling bandara , melihat keluar jendela , mencari sesosok wanita berbadan besar memegang obor yang melambangkan kebebasan Amerika. Liberty. Tak aku temukan , mungkin patung yang tak kenal lelah kebanggan Amerika itu berjarak puluhan kilometer dari sini.
Aku sudah terbang ratusan kilometer , beribu ribu sekon , dan berpuluh - puluh jam , tetapi tanggal aku berangkat dari doha , dan tanggal aku sampai di sini tak berubah , mungkin ini adalah teori dasar dari lorong dan waktu , melebihi kecepatan bumi mengitari matahari , seolah olah posisi kita adalah diam , karena kita terbang melawan arah rotasi bumi . mungkin itulah teori relatifitas Einstein.
Aku tak tahu apa yang harus aku ucapkan , beberapa bulan yang lalu aku melihat di televisi , negeri ini merayakan pesta demokrasi pemilihan presiden , sebagian orang mengelukan Barrak Obama , dan Sebagian mengelukan John McCain. Kini aku disini diatas tanah yang di pimpin oleh Barrak Obama , Presiden of United States . Can u imajine that ?....
Aku memasuki suatu ruangan , entah ruangan untuk apa , yang jelas aku perhatikan orang orang yang ada di ruangan itu adalah pendatang atau imigran , termasuk saya . Aku hanya masuk , simpan pasport ku di meja petugas dan menunggu ....beberapa saat kemudian aku di panggil , entah apa yang salah dengan orang dari indonesia , yang pasti dari conversation yang singkat dengan pihak imigrasi di bandara , mereka tidak percaya kalau aku adalah crew dari salah satu Cruise , mereka sempat menelepon pihak agen menanyakan apakah aku benar benar crew . yang ada di pikiran ku adalah " seketat inikah memasuki Amerika?"

Aku kembali memperhatikan jam tangan ku , waktu menunjukan jam 5 lewat , next flight adalah jam 8 malem ke Miami florida mengunakan AmericanAirlines . Urusan imigrasi disini sangat sangat ribet , harus mengisi form kembali , sudah mengisi form aku kembali antri untuk di interview kembali oleh security , inti dari interview dengan security hanya membicarakan berat badan , tinggi badan , tinggal dimana , dan tetek bengek tentang indonesia . aku melanjutkan perjalanan menuju terminal berikutnya mencari terminal AmericanAirline , menarik koper ku yang sebesar televisi 29 inci . Mengikuti petunjuk arah dimana terminal AmericanAirline , seolah sedang bermain teka teki , naik menggunakan eskalator ke lantai 3 aku mencari boarding board dimana kah letak terminal AmericanAirline.
" im sorry sir , where is the AmeicanAirline ?" dengan inggris yang tak begitu bagus
" over there , you go down , and go to the terminal 8 "
"ohh , tengkyu sir "
Sesungguhnya aku tak tahu apa maksud dari laki laki itu , sebab aku baru saja dari bawah naik ke atas , dan aku di suruh turun kembali.
Aku hanya kembali berjalan pelan , berfikir dimana letaknya
" im sorry sir , do you know where is the American Airline ? " kembali bertanya kepada seseorang lelaki , sepertinya dia keturunan cina , karena matanya yang sipit.
"yeah , you go down with this elevator , and go to the terminal 8 with the train "
"ok tengkyu sir "
Aku mulai mempercepat langkah ku karena jam sudah menunjukan jam 6 lewat , aku turun menggunakan elevator , tidak hanya diam , aku berjalan dielevator untuk mempercepat langkah , tiba kembali di lantai dasar , mulai gelisah(geli geli basah) , aku tak menemukan di mana train menuju terminal 8. Aku berlari like a horse , uppss…no but like a dunkey , kembali ke elevator naik lagi ke lantai atas , kembali tak ku temukan di mana train untuk menuju gate 8.
" im lost , this is disaster " , aku mengeluh pada diri sendiri , waktu terus berjalan...badan ku mulai berkeringat , karena lelah di tambah tingkat ke-grogian manusia.

" Excuise me sir , do you know where is AmericanAirline?" tanyaku kepada kakek yang sedang lewat
" Go over there , go down with this stairs , and than cross that street , and get inside another building "
" That building sir ? " tanya ku ragu , karena sangat jauh , dengan nafas tersengak sengak
" yes "
" Ok , tengkyu sir ", langsung lari meninggalkan kakek tersebut
" Good luck ", kata - kata terakhir kakek
" Ya tuhan apa yang terjadi dengan ku , aku harus apa sekarang ", aku bergumam
Lari secepat kilat , menyebrangi jalan , memasuki gedung yang lain , naik ke lantai 3 , aku temukan train train (kereta) yang akan mengantar ku ke terminal 8 , ada dua pilihan di depan ku , kereta yang ke arah kiri atau ke arah kanan ?
" shit , dame ...which one..? "
Satu kereta lewat........tidak berapa lama kemudian kereta lain lewat......aku baca petunjuk yang ada disana.....tak tahu itu petunjuk apa aku hanya baca saja , dan memang tak ditemukan info sedikitpun.
" im sorry sir , i want to go to terminal 8 , which one the train ? "
" take that train " sambil menunjuk arah peron
"ok tengkyu sir "
Aku berdiri menghela nafas yang mulai tak karuan
" Akirnya ketemu juga "
Tak berapa lama kereta yang mengantar ke terminal 8 datang , hanya ada 3 orang didalam sana , akulah orang ke 4. Hanya beberapa menit tiba di terminal 8 , aku kembali menjadi kuda bandara yang manarik luggage , lari mencari counter American Airline , untuk menukarkan surat ajaib yang aku punya dengan tiket menuju Miami .
" Im sorry Sir , where is American Airline ? " bertanya kepada security
" what flight? "
"AA 613 "
"over there , already boarding "
" ok , tengkyu sir "
Yap , aku menyadari bahwa sudah telat , aku tak membayangkan apa yang akan aku lakukan bila ketinggalan pesawat , di kantong ku hanya terdapat 200 dallar dan 1 lembar uang 20.000 rupiah , masih kurang banyak untuk beli tiket pulang . Aku mengantri di caunter AA untuk menukarkan surat ku. Kembali mengatur nafas yang sudah seperti ikut perlombaan balap karung di waktu SD.
Tiba tiba saja seorang ibu bertanya
" This is for domestic or internasional ? "
Aku hanya terdiam
" I dont know "
What kind of answer
Waktu begitu mepet dan aku tak tahu aku mengantri untuk apa....
" Excuse me , this is for AA 613 ? ", tanya ku pada wanita penjaga tiket
" AA 613 already boarding , you late "
" Yes i know im late , so , what should i do? "
" Go over there , ask that women , tell her you are late "
Aku menghampiri wanita disana , melewati yang sedang mengantri
" Sorry mam , im late , this is my latter " sambil menunjukan surat untuk di tukar dengan tiket
" mmm.." membaca baca sejenak
" You go over there , ask somebody over there " lanjut wanita itu
Kini aku menjadi bola pingpong bandara, di suruh kesana , suruh kesini....aku lari ke another desk
" Sorry my flight AA 613 , this is my latter "
tanpa basa basi ia menjawab
" Yes , just use that computer " sambil nunjuk ke arah komputer untuk tiket elektronik.
Menghampiri komputer , aku baca dengan cepat , tidak ada tombol , hanya touch screen
" Sorry , how to use this computer ? "
Dengan malas dia menghampiri ku
" Where is you latter ? "
Dia baca surat tersebut, entah dia mengerti atau tidak , kata kata selanjutnya adalah
" Ohh, you go to gate 35 , hurry you already late "
" Ok , thanks you "
Kini aku harus mencapai gate 35 , aku yakin ini adalah potongan puzzel yang terakhir , setelah ketemu semua akan terungkap , mission complited . Aku lari menyelusuri lorong , melewati gate 15 , gate 20 , gate 25 dan di ujung sana adalah gate 35.
" Sorry this is for AA 613 ? ", bertanya ke pramugari yang jaga di gate dan sambil menunjukan surat dewa ku
" yes , already boarding ", memeriksa surat ku
Dalam hitungan menit aku menerima tiket ke Miami florida
" This is your ticket , put over here your luggage " , menunjuk ke arah troli berjalan.
" Ok , tengkyu ", sambil menaikan koper untuk dimasukan ke pesawat
Aku perhatikan tiket ini dengan baik , di elus elus
" Ohh my baby ticket , you put me in big disaster "
Hanya menunggu kurang lebih 15 menit aku take off dari JFK menuju Florida.
Di bandara ini aku belajar BANYAK bagaimana mengucapkan SORRY DAN TENGKYU.
1 Response
  1. miksuper Says:

    beruntung lah engkauu..
    walau telat, untung ga ditinggal pesawat.. ada temen kmaren salah masuk terminal di changi, akhirnya telat..
    harus beli tiket pesawat yg baru.. harga full..