Racun Psikologi

Besok visa amerika ku keluar , tidak ada yang lebih menyenangkan dari pada mendapatkan visa US, tidak semua orang bisa lolos wawancara , ada pepatah yang mengatakan :

“ apabila anda di tolak mendapatkan visa US , alasannya hanya pihak Amerika dan Tuhan yang tahu “

Aku tidak mengerti kenapa pihak kedutaan Amerika tidak memberikan solusi bagi orang yang tidak bisa mendapatkan visanya , tapi begitulah sikap negara adidaya , berkuasa atas segalanya. “Uruslah masalah mu sendiri , kamu tidak diterima disini”.

Kringgg…kringgg…..kringggg…..

Menggangu mandi ku yang sedang berjalan baru 5 menit

“halo.”

“ini Ricky ya.?”

“iya”

“saya vega dari meranti , begini Ricky , kamu berangkatnya tanggal 28 januari , dan tidak jadi ke US , kamu jadinya ke New Zealand ”

Aku cuman berfikir pendek, yaitu biaya visa ku yang untuk ke US berarti hangus

“terus , visa yang kemaren hangus mba.?”

“tidak, siapa tahu ntar kamu kesana , jadi ga perlu bikin lagi , kamu bayar visa new zealand ya , sebesar 950.000”

“iya , aku sama siapa saja mba? , semuanya batal ke US.?”

“kamu sama Gema , yang lain pisah kapal “

“cuman berdua? “

“iya….ya sekarang kamu bereskan semua sertifikatmu”

“iya mba , emang sudah di jadwalkan “

“ ok, makasi ya ric”

Aku senang, aku jingkrak jingkrak, namun jantung ku berdebar sangat cepat

“ya ampun dimaju kan , ya allah , siap kah saya” ,

Aku lompat kecil - kecil dikamar , nafasku menjadi tidak beraturan , badan ku kembali berkeringat.

Aku sampaikan kabar ini kepada orang tua ku yang baru saja pulang kantor

“mah, di majukan , tanggal 28 berangkat , trus tidak jadi ke US , jadinya ke Selandia Baru”

“hahaha…ya bagus lah”

“iya, caribbean kejauhan , mendingan yang deket deket aja , masih dalam jangkauan mata memandang dalam peta ”

papa ku hanya berkomentar

“kok bisa di pindah pindah gitu “

dan langsung menuju laptop di kamar ku , dan browsing new zealand. Adik ku melinda , langsung buka peta dan tertawa

“whahaha…ya ampun ki, ngapain ke selandia baru , pulaunya cuman sekecil begini “

“lohh, emang hanya di situ aja.?, sok tau ih”

hasil browsing-an papa ku menunjukan , rute ku adalah : Selandia baru – Australia – berakhir di Thailand.

“ tuh kan ndaa, tidak cuman di situ aja” hina ku kepada adik ku..

Hati ku terbang , aku terangkat sejauh 10 cm dari lantai kamarku , imajinasi ku berterbangan , bergelora , seperti reaksi fusi yang terjadi pada matahari , menjalar liar , aku berbunga bunga , jatuh cinta saja kalah rasanya , ini lebih indah dari falling in love .

Aku kembali menapak pada lantai kamar ku , tersadar aku harus membereskan training yang tertunda , aku masih harus lebih semangat lagi menyiapkan diri ku.

Aku dan Gema akan ke Auckland - Selandia baru , teman ku Adrian akan ke Everglades-Florida , dan Robert teman ku yang baru ku kenal sejak penerimaan ini akan ke Port Au Prince – Haiti.

Aku simpan rapat rapat kebahagian ku

“ cukup bersuka cita nya , itu masih lama 3 minggu lagi “ gumam ku.

Tanpa sengaja aku bertemu kencan 10 detik ku di yahoo messenger

“oi” sapa ku

“apa an c ga jelas”

“galak banget c? kesemua orang bukan kaya begitu”

“engga , ke kamu doang”

senangnya di spesialkan

“oiy kemaren nonton mama loren tidak ?” tanya ku iseng

“nonton tapi tidak memperhatikan”

“dia ngomong apa”

“lupa, tidak memperhatikan c , kamu tuh cowo , masa nonton mama loren c?”

“pengen tahu ramalan mama loren “

“capee dehhh”

ke habisan kutu aku mencari bahan pembicaraan

“tahu ramalan taun 2012 tidak?”

“engga”

“mama loren ngomongin itu”

“ohhh”

dame...jawaban yang singkat dan jelas

“nihhh buka di you tube “ aku kasi link ke dia “ buka saja , cepetan “

2 menit berlalu

“gimana bagus ga?”

“belum aku buka”

“ihhh, gimana c , mau bagi ilmu tidak di buka , cepet buka”

“iya , sabarrr , bawel banget c kau “

3 menit berlalu

“Cinta gimana udah liat? , lama amat , Rangga sudah capet nih nunggunya “

“ihhh, apa c , bawell banget c…ntar aku lagi nonton DVD”

“hahhh, dari tadi nonton jadi kapan mau liat nya?”

“ntar , abis nonton dvd”


Malam itu , langsung aku kirim message ke teman ku Robert yang mahasiswa Trissakti

“ aku yakin dia masi suka sama aku , aku di panggil BAWEL “


Sudah ku duga aku terkena racun Psikologi

gejala : Kompleks Superioritas , terlampau bahagia , kebanggaan diri palsu.

Bawel seolah kalimat cinta untuk ku , dasar sinting.

0 Responses