Boss Baru

Bos baru = peraturan baru , sudah 1 minggu ini aku bekerja seperti kuda , di cabik setiap hari. Awalnya aku hanya bekerja di bagian passenger , sedangkan bagian Publik di pegang sama orang lain. Nah kebijakan baru itu adalah , public dan passenger di pegang oleh 1 orang. Dan aku ga gerti , maksudnya apa. Mana mungkin satu orang megang 1 kapal. This is a fucking bullshit.

Semua job order ga pernah selesai dalam satu hari , dan aku tidak pernah ngambil yang nama nya break time , selalu kerja. Di tambah yang biasanya aku tidak pernah mandi ketika bangun pagi , tapi aku sarapan dulu , siang baru mandi. Sekarang klo pagi tidak mandi , sampe sore ga mandi. Tidak ada waktu untuk mandi.

Sebenernya aku bener bener ga ngerti . kenapa c di bikin 1 orang. Apakah kita emang di paksa harus kerja keras , tidak boleh ada waktu untuk istirahat , maka itu adalah karyawan yang baik , efisiensi mencapai 100% tidak ada rugi – rugi. Sampai aku curhat ke Francisco teman filipina.

“ I wanna quit “, kata ku.

“ why.?? “,he said.

“ this is not make sense man..”, lanjut ku.

“ so , you wanna to continue your contrac ? “

“ 60% no , I cant grow up in this company “

Banyak keluhan ku pada dia.

Sebenernya apa yang aku cari disini..??

Duit?? , pengalaman kerja..??

Actually , aku tidak tahu dapet pengalaman kerja atau tidak disini. Secara kerjaan ku kebanyakan mengganti lampu , dibandingkan dengan trouble shouting. Kadang aku malu dan tidak bangga dengan kerjaan ku. Apalagi klo seorang teman bertanya kepada ku

“ kerjaannya ngapain?? “

Aku hanya menjawab mengganti lampu. Apa yang bisa di bangga kan. Aku sampai bilang ke Francisco

“ this is not about the money , this is about satisfaction “

Kemudian dia berdakwah seperti AA Gym.

“ ricky , I just want to tell u one think. Kau disini karena tuhan memberi kesempatan kepada kamu untuk berkembang , untuk memperoleh pengalam bekerja. You are lucky. Do you know?? Me , im apply to this company twice. First time im failed because I don’t have experience, I just like u , just graduated. and for the second time I pass. You know ?the office and my house about 5 km. and I walked because I don’t have any 1 pessos. Im joining when im already 34 years old. Look at you.!! You are still young. Maybe if i were you , in my age , im already rich.”

“ but its not about the money…its hard to say….it about satisfaction “, aku berkata.

“ why ? because you already rich in your country.?..im alredy feel don’t have any money “

“ nooo..no like that “ , aku memotong pembicaran dia

Dan disaat itu, tak tahu kenapa , mata ku berlinang , aku pernah merasakan tidak punya apa apa. Aku pernah merasakan berharganya 30 rebu , itu uang yang cukup besar. Bahkan sampai kuliah pun uang jajan ku hanya 15 rebu sehari. Ongkos angkot dari rumah ke statsiun 1000 , tiket kereta PP 4000 , bis dari cawang ke kampus + kampus statsiun 4000 , uang makan ku hanya 6 ribu.

“ man…!! “ banyak yang tidak kau tahu tentang ku , dalam hati.

“ don’t worry ricky , just do it. “ , dia memberi semangat.

Aku sama sekali tidak menatap dia , karena aku merasakan mataku berair.

Sampai kamar aku hanya merenung.

“ apa c yang aku cari..?? “

Hampir semua orang Indonesia di kapal ini mengeluhkan hal yang sama. Aku hanya menginget perkataan mereka.

“ gw dah ga kuat disini , ga pernah istirahat. “ , kata orang yang kerja di galley.

“ udah kaya kerja rodi disini , brengsek emang princess “, orang galley lainnya.

Kenapa ga bangga c ? , padahal aku bisa kesegala tempat , yunani , itali , prancis , spain.

Tau apa jawaban dari orang – orang Indonesia. Mereka menjawab.

“ ini bukan masalah keliling dunia , ini mengenai perasaan , lebih baik aku melihat sawah , eropa ya gini – gini aja , bangunannya tua semua. “

Dan aku sependapat dengan meraka , Eropa begini aja , mereka hanya menyajikan bangunan tua , mungkin komen ku anti klimaks dengan semangat ku ketika tiba di ponta delgada. Aku jadi teringat ketika teman ku Bimo mengunjungi Eiffel di paris , dan Roma , aku hanya bisa melihat iri dan berfikir bagaimana aku bisa kaya dia. Aku iri sekali. Tapi perasaan iri inilah yang membuat ku harus bisa mewujudkanya.
1 Response
  1. miksuper Says:

    hidup itu lebih keras dari tamparan seorang musuh kan kang....
    think positive..