Preman Berdasi

AKHIRNYA SEMUA AKAN TIBA PADA HARI YANG BIASA
AKHIR DARI SUATU CERITA
CERITA YANG AKU BANGGA KAN

Kini aku harus memutuskan sesuatu yang sangat – sangat menyedihkan. Yaitu aku harus berhenti sejenak menulis , berhenti sejenak bercerita. Ini keputusan yang sulit sebenarnya. Sebenarnya aku tidak mau melakukannya , tapi keadaan yang mengharuskan. Ternyata menjalankan kegiatan secara seimbang itu sangat sulit. Kesibukan ku sekarang adalah , pertama berdagang , yupsss. Kerja sampingan ku ini menyita waktuku cukup banyak , sehingga hampir tidak ada waktu untuk yang lain.
yang kedua aku mempersiapkan diri ku untuk pekerjaannya selanjutnya. Tahu sendiri aku disini hanya mengganti lampu , bahkan bahan – bahan kuliah yang aku pelajari hampir tidak digunakan. Maka dari itu aku sudah menjadwalkan dengan ketat jadwal belajar ku. aku tak peduli dengan apa yang aku kerjakan disini , yang pasti aku HARUS mempertahankan apa yang aku punya di bangku kuliah. Mudah – mudahan Allah SWT membimbingku dan membantu ku di bulan Desember nanti. Karena dibulan itu aku akan apply di chevron BP Migas. Dan aku sedang mempersiapkan diriku untuk hari yang special itu.

Sebenarnya banyak sekali yang aku ingin ceritakan , tapi kesempatan memegang BATANG itu tidak ada , ditambah pengalaman – pengalaman dahsayt setiap hari yang cepat sekali berubah. Belum sempat aku mencurahkan 1 kejadian , sudah ada kejadian lain yang muncul.
Seperti Crown Princess candid Camera , aku belum sempat bercerita , kalau kita semua sempat jalan dengan posisi badan miring sekitar 3 atau 4 derajatan , karena kapal ditiup angin kencang sampai sampai kapal miring. Terus cerita tentang kegilaan orang Itali dalam mengejar wanita. Ternyata mereka malu malu juga dalam mendekati wanita , tapi diakhir cerita tu orang Itali meninggalkan suatu surat cinta , dan surat cinta itu aku temukan di workshop ku , kebeneran prianya adalah officer ku…hahah….di akhir surat dia tulis My Princess…oh lala…pokoknya mantap isinya.
Ada lagi perjalananku di NUUK , Greenland. Uhhh..disana kedinginan , suhu mencapai 2 – 3 derajat celcius , tapi sayangnya ternyata NUUK kota yang kurang menarik menurutku , habis tidak ada yang bisa di beli. The Next daynya aku sudah tiba di Nanortalik(Greenland juga), nah disini batal nyandar , karena terlalu banyak iceberg. Seru juga melihat Iceberg. After Nanortalik , aku tiba di Halifak(Canada) , kira – kira 250 nautical mile dari sini kapal Titanic tenggelam , disini juga terdapat museum Titanic , tapi aku tidak mampir , aku lebih memilih belanja…haha
Sesudah Halifak , satu hari dilaut , dan besoknya aku tiba di NewYork. Apa yang bisa aku ceritakan disini??TO good to be true , yang pasti aku nyandar tapat di depan patung Liberty. Nyampe juga aku di New York….bukan maennnn….ternyata aku bermain terlalu jauh.

Dan aku sekarang dalam perjalan dari New York menuju Quebec ,aku akan melewati Boston , Port Sakunay , New Port , Halifak , St. John , Bar Harbour. aku yakin bakalan banyak sekaliiiii…..kenangan – kenangan manis yang akan terjadi. Tapi sekali lagi aku harus mengorbankan salah satu dari kegiatanku ,(Belajar , Blog dan Dagang). Dan aku memilih kamu BLOG. Maaaapp.
Biarlah kenangan itu tersimpan rapat di memory ku. disela sela membran otak ku , disetiap ulir DNA ku.

Thanks sudah menyimpan semua memory memory indah ku dimasa susah , dimasa mengerjakan tugas akhir , dimasa patah hati , dimasa pengangguran ,dimasa interview kerja , sampai dimasa kejadian gila ini menimpa ku. sungguh aku merasa terus berada dalam mimpi. Dan aku akan terbangun tanggal 7 November nanti. Aku akan pulang dari perjalanan ku ini. Aku akan pulang dari CORNER OF THE EARTH.

Byee BLOG

Best Regard
PREMAN BERDASI or Ricky Praditya

Just Smile...!!

Gilaa , dingin bangett….tahu suhu di luar berapa derajat celcius.??...mmm…sekitar 3 derajat celcius , pagi ini aku baru saja mengganti lampu disuatu bar Outriger , hanya bertahan 10 menit aku langsung masuk , itupun tangan sudah sedikit linu. Nafas sudah kaya di puncak , lebih dingin malah , ngomong sedikit keluar asep.
“ huhhh….where are we now ? , north pool ? “ , Tanya ku pada penjaga bar.
“ nooo…antartic..” jawabnya.

Sekarang aku lagi trans ATLANTIK lagi , transatlantik ke dua , waktu transatlantic pertama , perjalanan dari Florida menuju Eropa , kita tidak melewati atas , tapi melewati garis tepi samudra Atlantik , dan sekarang kita melewati daerah atas mendekati kutub utara. Berangkat dari Southamton untuk menuju kembali ke US , New York. Beberapa hari yang lalu aku melewati Iceland , reydjavik , akuryri. Sayang nya di akuryri tidak jadi sandar karena strong wind. Dan sekarang sudah dua hari di laut menuju GreenLand. Huhuuh….

Kalau di bayangkan , sampe juga loh aku di Tanah Hijau. Nuuk dengan Nanortalik ntar aku akan sandar disana. Aku masih membayangkan seberapa dingin disana. Sekarang saja , aku sudah tidak sanggup diluar lama –lama. Kalau dilihat dipeta sih tempat aku sandar masih diluar garis Lingkar Kutub Utara. Berarti tidak sebegitu dingin…Mungkin.

Anyway , bay the way , bus way

Ga kerasa lohh , sudah tinggal 4 hari lagi puasa , kayanya baru aja mulai. Gimana ya puasa aku bulan ini?? , kayanya hanya menahan napsu makan aja…berdoa teteppppp…..tetep males. Apalagi ngaji…sering banget……….sering ditinggalkan. Berat badan udah turun beberapa kilo gram…karena Avitaminosis. Tapi ntar aku berniat balas dendam.sudah tertanam dalam – dalam.

“ liat ntarr , akan makannn terus ….satu Galley aku rampok“

Badan sekarang kurus kering , saking keringnya gatel – gatel. Tapi Bener lohhh….gatel bangettt….hampir setiap hari pake lotion…sehari setengah botol habis….di pakai di kaki , kiri – kanan , tangan kiri – kanan , plus badan. Mungkin karena suhu yang dingin begini , tidak cocok untuk kulit ASIA. Cepat kering kulit. Memang susah kalau sudah membawa nama Asia terutama kulit ASIA dan PERUT orang Asia keluar negeri , kebanyakan ngeluhnya. Apa – apa ga Doyan. Di bawa ke daerah panas (Caribbean) , kulit mengeluh
“ kok panas banget c ??..bisa item nihhhh“
di bawa ke daerah dingin (Eropa + Iceland + GreenLand) , kulit mengeluh juga
“ gila , dingin banget c , jadi kering + gatel begini kulit ”
Belum keluhan dari perut , sukanya cuman sama ayam , kentang , rendang doang. Makanan yang lain , seperti ikan tidak suka.
“ kok rasa ikanya gini sihh...”
“ ihhh sayurannya ga enak…bauu..”
Itulah repotnya jadi warga dunia beriklim Sub Tropis. Tapi tidak tahu juga ya buat orang lain , berlaku hukum seperti itu tidak. Itu sih keluhan dari badan ku saja.

Tadi pagi sebelum aku istirahat boss ku nanya begini.
“ ricky , you already take picture ? “
“ YESS FIRST , ALREADY....” , dengan semangat orang Asia
“ teroris hahh….you show your name in your chess , right side , left side “ , sambil memeragakan gaya seorang napi
“ hahaha…no first , I just smile , big smile “
Kurang asem juga yaa , Indonesia sang teroris. Lagi – lagi Indonesia mendapat tempat yang sangat “unik”. Cape juga kalau membicarakan Ke-Indoneisan kita. Terlalu complicated. Yang penting asik aja disini. Kompor ngebul kata teman ku Boim.

You know what im thinking right now…/?!!....

Yupsss , anda salah….aku memikirkan…

Memikirkan cindy crefort ….

Booong deng Salah juga , sebenernya aku memikirkannnnn……kapan bukaa puasa …udah laper nihh….!!

Boongg lagi dengg….salah juga…(lohhh kok jadi garing begini..).

Sebenernya aku memikirkan , mau nulis apa lagi yaaa….aku selalu kehilangan GAIRAH – GAIRAH untuk memegang ……

memegang sebuah batang….
Batang apaaaa…!!

Batang yang sangattttt kecil….

Jangan ngeresss pikirannya

Untuk Memegang sebuah batang pensil.…

Untuk apa..??.. Untuk mengarang bebas. Habis kerja , selalu aja langsung bobo , abis bobo bangun tidur. Kerja lagi. Mana sempat untuk memegang sebuah BATANG. Kecuali batang ituu..tuu…

“ tuh kan ngeres lagii…”

BATANG pintu kamar mandi kalii…

OKKK…..kembali ke LAPPP TOPPP , TANGG TOPPP….berhubung aku mau pulang , sebentar lagi bukan sekarang. Yaa beberapa hari lagi lahh…sekitar 52 hari lagi. Aku bingung. Sungguh kebingungan. Benar benar bingung. Bawa oleh oleh apa yaaa….padahal selepe banget kan..cuman oleh – oleh gitu. Tapi bikin bingung…hebat kan yang namanya oleh – oleh bisa bikin bingung.
Aku hanya melihat – lihat di butik kapal , karena tidak ada waktu untuk melihat – lihat diluar kapal , aku sibuk .sampai temanku bilang “ gilaa , lebih sibuk dari KAPTEN kau “ , siapa tahu ada yang menarik kan dibutik , dan teman ku begitu antusias.

“ Ricky , bagus nih jam tangannya..”
“ merek apaan ? “ , tau sendiri aku tidak tahu masalah merek
“ Fossil , fossil , bagus nih bagus..”
“ Fossil apa an? “
“ Fossil blue kali “
“ ohhh..kirain aku fossil Pithecan Tropus Erecsi “
“ gubrakk//!@!# “.

Ngomongin Pithecan Tropus , kalau Pithecan Tropus lagi itu….itu tuuu…ya tau lahhh..yang aku sebut sebelumnya…yaaaa….tau kann…segede apa yaa..?...

“ astaffiruwallah halazim….lagi puasa lupa….” , lupakan pertanyaan aku tadi..lupakan masalah BATANG

Sudah pasti ….ya sudah pasti….sebesar …(ya sebesar yang dihayalan kau…).

Oiyaa…mau pengakuan dosa nihh…besok aku tiba di NUUK , Greenland jam 9 pagi , aku berniat , beniat dengan sengaja , berniat dengan kesadaran 100% , tidak mabuk , tidak dibawah tekanan , ataupun disuruh orang lain. Aku berniat untuk TIDAK berpuasa. Maapkan saya tuhan. Sungguh maapkan saya. Maapkan saya sengaja tidak berpuasa. Saya akan membayarnya di rumah nanti . AMINN..

Kesepian ku.

Good morning sodara , sodara…!!!

Gilee mannn , sekarang jam 1.23 di pagi pagi buta , aku baru aja saur 30 menit yang lalu , sebenernya pengen langsung tidur , tapi napsu ku ingin buka laptop sangat tinggi. Yah jadilah begini.

Di dalam lamunanku sebelum membuka laptop , aku berfikir tentang bisnis yang aku jalani , pada tidak tahu kan kalau aku berbisnis di kapal..??....yupsss….sudah hampir 1 bulan lebih daku berbisnis. Bisnis apa…??...bukan cukur rambut yang pasti…dan bukan juga bisnis sablon baju. Tapi bisnis sembako kewert begitu aku menyebutnya , SEMBILAN BAHAN POKOK KEBUTUHAN STEWERD.

Apa yang aku perdagangkan ? , mmm….apa coba??…seperti layaknya warung , aku menjual minuman….taraaaaa(suara sound efek)…..coca cola , coca cola diet , sprite , air putih (klo di Indonesia kita menyebutnya aqua botol 1 liter) , terus aku menjual juga bir – bir semacam Dos equis , Becks , Vodka , dan Jim Beam. Anyway aku hanya sebagai penjual tidak sebagai pemakai.disini memang tidak seperti di Indonesia Vodka dan Jim Beam menjadi minuman tabu , tapi disini biasa aja.

Dari bisnis ini percaya tidak percaya aku bisa mendapatkan uang yang cukup banyak , bahkan jutaan. Bisa dibayangkan..??. untuk aqua botol satu liter aku jual 1 dollar per botol. Itu hampir sama dengan 10 ribu di Indonesia. Mahal ya..?? hahaha…..itu lah bisnis…!! Begitu juga dengan 1 can coca cola aku jual 1 dollar per can…hahaha..Sedangkan Vodka , Jimbeam aku jual 18 Dollar , aku ambil untung 6 dollar per botol. Dos Equis dan Becks aku jual 36 dollar per 24 botol , aku ambil untung 14 dollar. Kira – kira dalam sebulan dari kegiatan gelap ini aku bisa mendapatkan untung sekitar $400an… Hehehe….!

Sebenernya aku juga agak tidak mengerti , bukanya sombong atau apa , disini untuk dapet uang yang sangat besar jualan aja bisa dapet(alhamdulilah juga c tuhan memberkati bisnis ku ini). Nah tapi dari kegiatan gelap ini berdampak juga ke kerjaan ku , yah mau ga mau aku tidak begitu focus , bentar bentar ada yang panggil minta delifery minuman , bentar – bentar ada yang butuh lagi. Repot dehhh. Tapi berhubung aku mau pulang (akhirnya bentar lagi pulang) , aku harus bekerja keras mah , pah …maapkan saya harus berlaku seperti ini. Yah begitu deh , do you know me…aku ini seseorang yang BIG PLANER , walaupun aku tahu semua tuhan yang memutuskan , kita hanyalah berencana. Aku mau pulang dari sini ada hasil , dari segi materi , pengalaman , kedewasaan (sepertinya yang ini susah , aku tetep childis.susah gila ngilangin sipat ini).

Bukannya matrealistis lohh aku berlaku kaya begini. Pengorbananku cukup besar kayanya , sepertinya…aku juga tidak yakin….tapi kayanya c iya….baru terasa ketika aku saur tadi. Aku saur di crew mess jam 12 malem. Dateng ku crew mess bawa mie goreng , Coca – cola diet , ambil nasi + ayam + pisang. Rebus mie goreng , lalu makan. SENDIRIAN. Ketika itulah aku tersadar.

“ gila man , aku makan sendirian , saur gada yang nemenin , biasanya sama keluarga , sekarang ..!! aku seperti mahluk individualis”

Ketika itu juga aku berfikir

“ Seandainya aku tidak ikut yang namanya pasus , apakah aku akan sekuat ini..?? tapi apakah ini juga dampak dari pasus..?/ “

Aku juga tidak tahu bung.

Sekarang sudah hari ke berapa ya dari bulan puasa..?? mungkin ke 14 atau ke 13. Sudah 2 minggu Ramadhan , sepertinya ini adalah ramadhan yang tidak afdol , aku hanya menahan lapar dan haus saja. Sebernya malu untuk mengakuinya. Tapi bener – bener malu nihh….jarang solat disini , solat hanya kalau lagi bimbang , butuh pencerahan , kasih sayang , bantuan , kalau lagi susah. Gimana dunk…aku juga bingung , niat untuk solat ada , untuk melakukannya ituloh agak sedikit susah (parah perkatan saiton tuhhh…), alasan yang paling dasar adalah males aku solat kalau diliatin atau ada orang disebelahku. Contohnya teman sekabin ku selalu ada dikabin dan kalau tidur jam 12an. (padahal mah solat mah solat aja , pake alesan segala.!@).

Lagu Rule the World dari take that mengalun di telinga ku , duh pagi – pagi gini belum bisa tidur juga , dah jam 2 pagi , besok bangun jam 6.30 udah karus kerja lagi.

Oiya , tadi di crew mess ada pelayan baru dateng , badannya kecil , tapi lucu. Hehehe…(Sorry …blame it on me dari akon sekarang mengalir ditelinga ku). aku cerita ke teman Indonesia yang kerja di galley.

“ Gimana ya cara ngedeketin orang bule..?? ga PD euyy..”, Tanya ku.

“ ahh , kau mah “ , jawabnya singkat.

Terus dia memperhatiakan juga pelayan satu lagi yang baru dateng juga , kita mendiskusikan tentang rambut dia yang murni putih. Bukan ubanan karena tua , tapi beneran putih.

“ evening , halo my pren , how are you ?“, tiba – tiba dia menegur pelayan itu.

“ haii.good..”, jawab sang gadis.

“ sorry my pren , you hair is original or artificial ? “ , Tanya teman ku dengan santai.

Aku hanya menutup mulutku dan ketawa dan berfikir

“ gila ni orang , nanya kira – kira donk.”

Aku tidak tahu dia menjawab apa , aku lupa dan tidak memperhatikan , tapi yang pasti dia langsung ngibrit.

“ aku salut sama u cuy , berani kau ya..? “ kataku.

“ aku sih kalau ngomong terus terang aja cuek man..bodo amat “ , jawabnya ringan.

Tapi emang bener , kita harus berani. Tapi gimana.?? Bener deh aku tidak punya kepedean untuk mendekati wanita disini. Tapi aku penasaran nihh(saat ini aku penasaran) , yang aku takuti mau ngomong apa kalau ngobrol berdua? , terus bahasa inggris ku juga ga begitu asoy. Apa perlu di coba??..mmmm…aduh ga tau deh…
Wont go home without you dari maroon 5 sekarang menemani ku dipagi hari ini.

Sudah jam 2.30 di pagi hari , sekarang hari apa aku pun tidak tahu , setiap hari kerja , tidak ada bedanya. So what for I must know the day. Any way besok sea day. Seharian di laut. Kayanya waktunya buat ku untuk tidur.

Good morning..bay…

Anfield

Jam di kabinku menunjukan jam 10.32 PM , aku tidak bisa tidur hari ini , terlalu banyak yang aku pikirkan. Pagi ini aku dikejutkan dengan kabar kepulanganku. Tiba di workshop jam 7.30 pagi , temanku viktor tiba – tiba memberiku slip gaji , aku hanya komplen sedikit.

“ lohh , im not yet receive the money , they already give this paper , hehe “ , sambil bercanda.

Kertas selembar itu tidak aku baca sama sekali , aku hanya membaca berapa uang yang aku dapat. Dan aku tersadar kapan tanggal aku pulang ketika aku membantu Brother Erwin. Disana tertulis posting date 7 Nov. aku bertanya pada brother.

“ brother , why I disembark early ? , who make this decition ? “

“ its ok , LA make your schedule “ ,jawab brother.

Aku sebenernya serba salah dengan tanggal kepulanganku ini , entah kabar gembira atau kabar buruk , disatu sisi aku senang , akirnya pulang juga , disatu sisi , aku kecewa karena aku menargetkan sesuatu di akhir kontrak. Dan lebih parahnya lagi , keadaan saat ini sangat menunjang negative thinking ku. Belum lama ini first officer kecewa dengan ku , karena aku diberi kerjaan untuk memperbaiki sliding door , dan aku report kepada first officer kalau yang rusak adalah boardnya karena tidak memberikan sinyal. Dan tanggapan first adalah membeli board baru atau order new board. Kira- kira 1 bulan , board itu tiba di kapal , dan first menyuruhku mengganti dengan yang baru. Tahu apa yang terjadi ??....ternyata tetap tidak berfungsi , selidik punya selidik ternyata another board yang rusak , board yang lebih murah , sedangkan board yang aku judge rusak , lumayan mahal. Dan sudah 2 hari ini aku tidak di beri kerjaan sama first officer. Keadaan yang kedua. Malam sebelum aku menerima slip gaji , aku mengupdate CV ku. Karena aku punya rencana mau meng-apply ke chevron. Entah ini sebuah tanda atau apa. Aku merasa “ ya ampun tuhan aja tahu “ , sampai – sampai aku dipulangkan cepat. Memang selama ini aku banyak mengeluh dengan pekerjaan ku . tetapi ketika kepulanganku tinggal sebentar lagi , aku malah berfikir

“ apa yang sudah ku berikan untuk kapal ini ? “

“ apa yang aku dapatkan disini ? “

Dan aku ingin memberikan yang terbaik diakhir cerita , setidaknya jangan memikirkan apa yang akan company berikan kepada ku , tapi pikirkan apa yang akan ku berikan kepada company. Dan saat ini di depanku hanya sebuah layar kecil berukuran mungkin 11 inci , aku termangu menulis blog ini.

Any way , bay the way , bus way

Sekarang adalah hari ke 9 aku puasa

Horeeee….selamat selamat….

Beri selamat , beri selamat . alhamdulilah puasaku lumayan lancar sampai sekarang. Dan bahkan menurutku , malah puasa disini lebih tidak kerasa “Lohhh..aneh…”

Bayangkan

Aku makan saur jam 10 malam , abis saur aku tidur , enaknya c makan lagi jam 3an…tapi jam segitu tidak ada warung yang buka. Akirnya aku hanya memilih selimut memeluk tubuhku yang mungil ini. Dan aku terbangun jam 6.30 AM. Mandi 30 menit. Lalu pergi ke kantor yang berjarak kurang lebih 50 meter dari kabin ku.
Jam 8.00 AM aku mulai bekerja , mengganti lampu , jalan keliling kapal , dan lain-lain.
Jam 12.00 PM , aku tidur siang , ngorokkk 2 jam sampe jam 2.00 PM
Jam 2.00 PM , kembali aku bekerja sampe jam 6.00 PM
Jam 6.00 PM sampai jam 8.00 PM aku istirahat dikabin , mandi , gosok gigi , cuci kaki , cuci muka ,cuci jari tangan , cuci kuping. Dan cuci selangkangan.
Jam 8.00 PM , buka puasa + saur bersama di crew mess bersama Paisano(kawan senegara) sampai jam 10 an.

Dan rutinitas itu berjalan selama seminggu ini. Bisa dibayangkan ?? Rio Febrian dehh aku sekarang ini.

Maap ku JENUH pada mu Princess.

Ada yang bertanya pada ku

“ ehh ric…ada film baru baru ga sekarang ? “

“ engga , aku cuman nonton kungfu Panda “ , jawabku.

“ salah tuh pertanyaan kau “ , lanjutku.

“ seharusnya , udah nonton Kungfu Panda yang keberapa kali ? “

“ aku sudah nonton yang ke 8 kali , sejak dateng kesini “, aku melanjutkan.

Disini tidak cocok dengan pertanyaan ada film baru apa tidak , film nya itu itu aja , yang baru adalah PASSENGER-nya.


Oooiiiiyaaa…..

Kemaren aku ke Anfield lohh…tepatnya bukan kemaren , tapi 2 hari yang lalu , demi cinta (ungu) aku memberanikan diri kesana. Perjalanan dari port ke anfield aku naik bis seharga 3 pound pulang pergi. Dan berhenti tepat di depan stadion.

“ her , aku deg degan “ , berkata ke herry ketika sampai di depan stadion.

“ ahhh eluu…gitu aja deg degan “ , jawabnya.

Gimana engga , anfield mannn….! , biasanya aku cuman nonton di TV , di Trans TV , sekarang malah ada di depan kelopak mata ku , di depan retina ku yang berwarna coklat.

Kekagumannku (Tompi) akan stadion tidak berhenti henti , sampai aku membeli tiket untuk masuk ke musiumnya , seharga 6 pound.

Tiba di dalam

“ ohhh…mannn….”

Apa yang kau bayangkan ..?? ..ya begitu lah…aku tidak bisa menjelaskanya dengan kata- kata. Tidak ada kata – kata yang cocok untuk melukiskan perasaan ini , bahkan begitu indahnya (padi) aja kalah. Didepanku berdiri piala Champion , piala FA , piala UEFA. Semua piala yang pernah Liverpool dapatkan ada disana.

Temanku herry saking asiknya foto – foto.

“ heh herr….kau mantat-in piala FA tuh…” ,

Dia mengambil foto piala Champione sambil nonggeng – nonggeng , sampe - sampe piala FA aja di pantat-in. Gila betul.

Tapi berbahagialah bangsa Indonesia , ternyata Senayan masih menang dengan Anfield , Senayan lebih besar bung, jauh lebih besar malah . Anfield lebih mirip stadion GOR , Gelanggang Olah Raga yang ada di Kota hujan alias Bogor.

Pulang dari anfield

Shopiingggg timeee….yipiiiii……

Entah malaikat apa yang hinggap dihari itu , aku begitu royal banget. Mungkin malaikat pencabut duit. Aku membelanjakan lebih dari 30 pound. Aku beli selimut The Beatles , aku beli Scarf Liverpool , di tambah gelas Liverpool. C herry temanku itu lebih parah lagi. Dia malah mau membeli jaket seharga 50 pound. Setan penjabut nyawa di dompet sudah siap. Kita sampai mikir selama 15 menit untuk membeli jaket itu atau tidak. Tapi akhirnya memang tuhan berkehendak lain. Kita putuskan mencari di Jakarta aja. Bayangkan lah (PADI) , klo di konversi , tu jaket harganya 1 juta bung….edunnn.

Di pinggiran jalan kota Liverpool , aku berjalan bersama herry , mobil mobil berhamburan , air hujan berjatuhan , udara dingin mengelus pipi ku yang coklat.

“ ehh her , ngapin c kita disini ? , gila u yaa , ampir aja kita beli jaket seharga 1 juta “

“ iyaa , kita maen jauhh banget , aku juga ga sadar ngapain kita disini “

“ dulu aku beli jaket biasa di blok M , sekarang ..!!@”, lanjut dia

“ iya , aku juga merasakan kaya gitu dulu , alhamdulialh lah sekarang kita bisa seperti gini bro”

“ iyee pa hajii..” , menyindir.

Memang ini keberkahan yang luar biasa juga buat ku. aku berjalan menuju kapal untuk beristirahat , dan besok kembali bekerja setelah seharian bersuka cita.

The Inspiration

Aku kembali ke kabin ku hanya untuk men-charge laptop ku. Rencana ku hari ini adalah berinternet. Tidak berapa lama di kabin aku kembali bekerja. Konsentrasi ku sudah hilang karena pekerjaan di pagi hari sangat menyita waktu ku hampir 2 jam hanya untuk mengganti wall light dengan jungtion box.
“ Ricky ,are u going out ? “, ryan bertanya pada ku.
“ yes , of course , I wanna play internet “ , jawab ku.
“ok…lets go , where we meet ? gangway ?deck 5?”
“ no , I’ll go to your kabin , just wait “ , jawabku lanjut.
Udara disini , di Invergordon , hari ini sedikit windy , aku hanya mengenakan jaket hijau ku plus laptop dipunggung ku. Mari ber surfing riaaaa……!
Buka laptop
On
Yahoo…..!!!
Ku buka yahoo messenger ku , siapa tahu ada yang OL , karena sudah hampir 2 bulan aku tidak buka YM. Tak berapa lama kakak ku OL , disusul dengan ade ku shandy , kemudian Robert , Bimo menyusul dibelakangnya , dan terakhir kencan 10 detik (walahhh dia nongol…!!)
Obrolan dengan Robert ga jauh dari WANITA , KELUHAN , DAN KULIAH….
Kali ini aku Tanya wanita ke dia , tidak sedang jatuh cinta , aku Tanya kuliah , sudah lulus kuliah tinggal menunggu hasil aja , dan kata kata yang terucap sama kaya dulu
“ tinggal nunggu hasil , kaya bisul mau pecah “ , itu lah kata c orang kampong.
Aku Cuma bisa membalas
“ ya ampun , kata kata kau tidak berubah “
Padahal itu sudah lebih dari 6 bulan yang lalu aku mendengar kata – kata itu.
Percakapan dengan Bimo sangat singkat , seperti biasa dia memang agak aneh kalau chat.
“ kapan pulang ki ? “ , Tanya bimo
“ 100 hari lagi “ , jawabku.
“….bulan Oct aku balik lagi ke paris. “ , dia memberitai
“ ngapain ? “ , Tanya ku lanjut
“ training lagi “
“ yahhh , kita tidak ketemu donkk?….aku kan kangen “ , Tanya ku
“ kangennnnnnn bangettt…”
“ tai “ , itulah jawaban dia.
Aku tahu dia masih cinta…
Hasil dari percakapan yang sangat singkat ini , cukup memberikan tegangan sorja bagi battery yang sudah low bath dibadan ku , bahkan sudah sering berbunyi mengeluh ngeluh setiap hari , aku merasa
“wawww ..mann….”
Aku tersadar akan diri ku , apa yang aku lakukan selama ini , apa yang aku dapat selama ini , aku harus maju . aku ga bisa seperti ini terus. I must learn.
Bimo bagaikan trigger yang sangat baik , entah kenapa dia adalah perbandingan aku.. aku tak melanjutkan chat dengan dia. Dia sudah cukup menampar pipi ini.
Orang ketiga adalah kencan 10 detik . Aduh entah kenapa kencan 10 detik ini kembali dibahas. Tapi ya kembali aku menegur dengan dodolnya.
“ gimana jadi mahasiswi ? , udah masuk ? “
“ belum , tanggal 25 “ , jawabnya , seperti biasa irit ,medit , kopet
“ wah puasa pas ospek , asik donk ? “
“ya mudah – mudahan aku diberkati “
“ amin “ , aku menjawab.
Aku mengakhiri dengan
“ oiy minalaidin ya , maapkan dosa dosa hamba mu ini “
“di maapkan tidak ? “ , Tanya ku.
“ masih lama juga plus lambang devil “ , jawaban ‘y
Mungkin ini udah yang kesekian kaliannya , sindrom kesepian , lambang devil menjadi lambang hati buat ku. Dan aku senang…SINTING.
“ ok , puasa kau “.

Ku tutup laptop ku , regangkan badan , sedikit tersenyum , aku kembali ke kapal dengan aura yang baru , semangat baru , motifasi baru , keinginan baru , mimpi yang baru . AKU HARUS BELAJAR. Harus aku akui Bimo memberi ku semangat kembali.
Ku rapikan meja dikabinku , kumasukan semua pernak pernik yang aku beli di setiap Negara kedalam koper , ku keluarkan semua buku yang aku bawa.

Lets start a new hope , aku akan tetap mengejar mimpi ku , bekerja di perusahaan minyak.

Sense of sensation

Sudah jam 11 malam, tapi aku tak bisa tidur….tak tahu harus ngapain. Banyak sekali lamunan – lamunan yang terlintas di malam ini , bagaikan traffic yang menunggu giliran untuk lewat di sel – sel otak ku. Mulai dari kegagalan ku menuju Bruges , tabungan ku di akhir kontrak , rencana setelah pulang , main ke Dufan bersama teman – teman , sampai pengan ketemuan sama Unet atau Micky di New York nanti.
Satu kesempatan lewat sudah , seharusnya aku bisa ketemuan dengan teman ku Reynaldo (aldo) , dia kuliah di Belanda. Hanya 3 jam dari belanda ke Brudge. Awalnya kita berniat ketemuan di Antwerpen. 1 jam dari belanda , dan 1 jam dari Zeebrauge. Kebeneran aku sandar di Zeebrauge. Tapi sayangnya aldo tak mau berkorban sedikit demi ketemuan dengan adik didik tercintanya , aku sudah merayu rayuan gombal.
“ ayolah kakak pelatihku yang tersayang , berkorban lah sedikit , ketemuan di brudge aja “
“ ayo donk , menembus batas , kan jarang – jarang aku ke sini , ini sudah kehendak tuhan , ini jarak terdekatku dengan belanda yang tuhan berikan , sisanya kita yang berjuang “
“ ntar aku bawa baju Paksina deh…aku pake malah….mana semangatnya..?? “
Apa – pun rayuan ku dia hanya mengatakan
“ sorry ki , sorry banget , tega lu sama gw , jauh banget. “
“ tapi nasehat gw , lu pergi ke Brudge deh….indah banget….eropa banget deh “

See , hanya segitu saja pengorbanan seorang mantan instruktur ku. Anyway , its ok , memang sangat sulit untuk tunjukan pada dunia arti sahabat .
“ its ok….ga papa….ntar kapan – kapan aja , ntar aku sama Bimo , Robert akan kesana “.
Bay the way , any way , bus way . sekali lagi aku mengatakan.
Aku sebut nama Bimo and Robert. Aneh yaa?...aku ingin berpetualang dengan mereka. Dan ini juga termasuk lamunan yang terpikir begitu saja. Aku ingin Back Packers. Mungkin ga yaa…??.
Ahh..klo kita memikirkan mungkin atau tidak , kenapa tidak mungkin , kita ambil contohnya , aku sendiri aja. Siapa yang nyangka aku sudah pergi sejauh ini. Dan aku percaya suatu saat hal itu akan terjadi. Selama kita masih mempunyai angan – angan , disitu tersimpan sebuah harapan , dan harapan itu yang membuat kita berfikir untuk menuju angan – angan. Tanpa disadari suatu saat angan – angan itu sudah menjadi realita.

aku ingin menceritakan sedikit tentang ke “ indahan ” kota zeebrauge , apa mau dikata , tadinya sih ingin menceritakan keindahan kota brusel , memang awalnya aku mau kesana , coz papa ku pernah kesana beberapa tahun yang lalu , dan sekarang giliran ku. Aku ingin mengunjungi maneken pis , patung bayi yang lagi kencing. Patung yang lagi kencing aja bisa terkenal. Padahal kita tinggal buat saja duplikatnya dan simpan di Air Mancur kota Bogor , hehh…sepertinya ide yang sangat baik.
Rencana ke brusel gagal , karena terlalu jauh , 2 jam by train.case close
Rencana ke brudge , case close karena kesalahan yang “dodol” , dodol menurutku , sebab tanpa disangka kota zeebrauge memiliki banyak banget lampu merah , dalam jarak 200 meter atau 500 meter dapat di jumpai 3 lampu merah. DAN lampu hijau menyala hanya 25 sekon , percaya atau tidak. Sampai aku hitung beberapa detik lampu hijau menyala , dan segitulah hasilnya. Dari port ke statsiun Blankenberg meminum waktu 1 jam , padahal hanya berjarak kurang dari 10 mile. Tiba di depan statsiun kita tidak langsung beli tiket , apa yang kita lakukan..??....yupaa…anda Benarrr….FOTO…FOTO…!!. ga begitu lama sebenarnya , hanya 5 menit. Tapi 5 menitnya ini sangat berpengaruh , coz jadwal kereta menuju Bruge setiap 10 menit pass every hour. Tiba di stasiun jam 1.05 + foto = jam 1.10. no more tolerance , kereta telah meninggalkan kita. Terulang lagi aku ketingalan kereta , waktu itu di civitavechia mau menuju Roma ketinggalan , hanya gara - gara kebanyak mikir .” dimana keretanya? “, sebenarnya tidak banyak mikir , hanya 1 menit mikir. Setelah tahu yang mana keretanya , ternyata pintu kereta sudah di tutup ,dan dia pergi di depan mata. Lebih SAKIT HATI. Kalau sekarang aku masuk statsiun , kereta sudah menghilang(ga begitu sakit).

In front of Blankenberg Station
Dapat di lihatkan berapa banyaknya lampu merah , hanya dalam beberapa meter saja sudah terlihat 3 lampu merah.


Aku dan Don
Ini di depan taman kota , sepertinya tidak begitu dingin ya…padahal dingin bung , walaupun matahari menyinari dengan terik , tapi angin yang berhembus ituloh yang dahsyat ,dingin. Menurutku sangat enak untuk tinggal di daerah seperti ini , hampir tidak ada polusi , udara super sejuk ,dan harga SUPER MAHAL . makanan ringan aja 3 euro. Waaa….bisa tekor aku tinggal disini. Dan Belgia terkenal dengan coklatnya. Mmmm…..sayang tinggal sayang , ini pertama kali aku menginjak tanah Belgia , dan aku tidak menyicipi yang namanya coklat Belgia. Aku lupa akan wisata kuliner yang biasa dijalankan. Anyway , walaupun gagal mencapai Bruges , Zeebrauge not really bad. Tapi dari kejadian ini ada sesuatu yang aku rasakan kurang. Yaitu rasa penasaran dan kepuasan.
“ semakin sulit untuk dicapai , TAPI ada kemungkinan untuk dicapai , aku ingin mencapainya “
Perasaan itulah yang aku rasakan sekarang , aku dengan mudah mencapai kota Zeebrauge , hanya by shuttle seharga 6 euro PP. walaupun aku mengelilingi selama 1 jam lebih , aku merasa tidak puas. I don’t know why , bukannya sombong , aku merasa ini terlalu mudah buat ku. Aku ingin kesulitan , aku ingin meng – possible kan yang imposible , aku ingin in a rush. Seperti di Vatican City(Roma) , walau hanya 10 menit di Vatican(aku yakin tidak ada yang percaya) , karena ketinggalan kereta , walau harus berlari – lari , tapi kepuasan yang aku dapat.


Inside Vatican City
Contoh lainya ketika di Athena , aku berdebat dengan orang lain mengenai distasiun mana kita turun untuk menuju Acropolis , dan aku ngotot dengan pendapatku , tapi diakhir cerita aku sampai juga di Acropolis.


In front of Parthenon
Begitu juga di Dublin , aku hanya punya waktu 4 jam , tapi aku dan Victor memaksakan untuk mengunjungi St.Patrick Catredral , walaupun sempat lost , aku berhasil menemukannya disuatu ujung jalan.


Di seberang jalan St.Patrick Cathedral

Di Venice jam 11 malam aku , Don , dan Francisko “penasaran” untuk melihat Basilica St. Marco , hanya karena rasa takut , kita memutuskan untuk kembali ke kapal. Tapi Besoknya aku berhasil melihat keindahan malam di Venice , di depan Basilica St.Marco aku duduk menyendiri sambil menikmati Es cream rasa Italia. SUNGGUH SENSASI YANG LUAR BIASA.


Basilica St.Marco

Indonesia Tanah Air Ku

One hour forward , always something like that . itu satu hal yang aku tidak suka. Jam tidurku berkurang satu jam. Besok aku tiba di Lisbon , menurutku Lisbon kota yang cukup lengkap , mengapa ? karena hampir semua tempat yang menarik jaraknya sangat dekat , seperti Monument Discovery , Belem Tower , mereka hanya terpisah kurang lebih 500 meter , dan di seberang dua bangunan itu berdiri Jeronimus Monastery. Lengkap bukan.
Percaya tidak percaya , sudah hampir 1 minggu ini aku tidak makan nasi , bukannya aku lupa dengan yang namanya nasi atau beras , tapi makanan disini tidak memungkinkan untuk makan dengan nasi. Hampir tiap malam atau lebih tepatnya tiap hari aku makan kentang , siang , sore , dan malam always kentang goreng. Klo siang hampir dipastikan makan burger , udah kaya orang kaya yaa..?? , ya begitu lah. Malam ini aku hanya makan 8 potong ayam , plus udang , ditambah kentang goreng (again and agian) , plus kopi susi , ehhh salah maksudku kopi susu.
“ gimana ? bagus ? “ , Tanya pa abu pada ku tentang Cadiz.
“ ga ahh…kecewa….hahahh ”, jawab ku.
“ sukur….rasain…” , balas pa abu.
“ apa yang bagus c ? , aneh deh bapa , waktu itu Barcelona di bilang bagus , sekarang cadiz “
“ yowes , memang beda selera “ , jawab pa Abu singkat sambil melanjutkan makan.
Memang sih , Barcelona dengan Cadiz ada beberapa kesamaan , salah satunya jalan – jalan di Cadiz tidak terbuat dari aspal , tapi dari batu atau semacam conbloc. Sebenarnya di Ponta Delgada juga seperti itu. Mungkin itu yang pa Abu suka , kesan masa lampaunya (maybe.!!).
Aku tidak kemana – mana ketika turun di Cadiz , hanya jalan – jalan saja di sekitar port , mungkin hanya 40 menit aku di luar dan masuk lagi. Kadang aku ingin merasakan pengalaman seperti ini bersama teman – teman , tidak sendirian seperti ini. Aku ingin menggila bersama teman. Walaupun ada teman Indonesia , tapi jadwal istirahat yang membatasi pertemuan kita.
“ yuu pa , dah jam 8 nih sama dengan jam 9 , tidur , tidur “ , ajak ku ke pa Abu.
“ yu….” , sambil mengetok meja dua kali , kebiasaan pa Abu ketika selesai makan.
“ ada pengumuman apa nih ? “ , mengajak pa Abu melihat papan pengumuman ketika berjalan menuju kabin.
“ hahhhh “, aku reflek .
IMPORTANT CREW NOTICE – Le Havre/PARIS
All crew are permitted to go ashore in Le-Havre – there are no restriction.
Baris selanjutnya.
HOWEVER
ONLY CREW FROM THE BELLOW MENTIONED COUNTRIES ARE ALLOWED TO LEAVE THE PORT OF LE HAVRE TO GO TO PARIS.
Tertulis berbagai Negara dari A sampai V(Venezuela)
Di baris selanjutnya.
CREW MEMBERS HOLDING MULTI ENTRY SCHENGEN VISA ARE ALSO ALLOWED
Dan disana tidak ada nama INDONESIA
“ apa – apaan nih pa ? “ , Tanya ku
“ lah mana saya tahu , Tanya aja sama crew office “. Jawab pa Abu.
“ curang banget sih , kayanya ga fair , masa cuman 5 negara yang dilarang , Indonesia , Filipina , India , Nepal sama Thailand “, aku berbicara dengan sedikit emosi.
Pa abu tidak berkomentar apa – apa. Aku hanya merobek kertas pengumuman itu dan membawanya ke kabin , untuk di tunjukan pada kabin mate ku.
“ Lorenz , you already read the board ? “ , Tanya ku pada Lorenz.
“ no , not yet , what happen ? “, jawab Lorenzo.
“ just read “, sambil memberikan selembar kertas pada Lorenzo.
“ hahahha…..its ok…just sleep “, Lorenzo said.
Oh may god , dia dengan santainya menjawab seperti itu.
“ ohh may god Lorenzo , this is my dream , go to paris , why like this ? “, aku protes.
Baru saja beberapa minggu yang lalu seorang stetroom steward memberi ku harapan(hope) , dia mengatakan kalau kita berlayar dari le – havre sekitar jam 8 malam , that’s mean jika aku ambil half day , sangat possible aku mengunjungi Eiffel. Saat itu emosi ku sangat antusias , sampai sampai apa pun kerjaan ku tidak aku pedulikan , aku jalani dengan senang , of course , coz sonner or latter I will go to paris. Tak pernah terbayangkan aku akan benar – benar kesana. Beberapa tahun yang lalu , aku membuat foto ku di Adobe photoshop berlatarkan Eiffel , sekarang sudah hampir di depan mata.
And now
MIMPIKU HILANG KARENA NAMA SUATU BANGSA
Harus kah aku menyesal manjadi warga Negara Indonesia ? , mengapa Indonesia begitu dilarang , sedangkan Negara tetangga Malaysia , Brunai , dan Singapura di persilahkan ?. salah apakah putra dan putri Indonesia?.
Bukan kali ini saja Indonesia mendapat tempat “ special ”.
1. Di saint Thomas , HANYA warga Indoesia saja yang harus ke imigrasi , untuk cap jari dan periksa passport.
2. Di Dubrovnik (kroasia) , Indonesia lagi – lagi tak boleh turun ke port , except bayar 18 euro.
3. Dan sekarang di Le – Havre , Indoensia NOT ALLOWED go to Paris.

Keesokan harinya.
Seperti nasehat pa Abu “ Tanya crew office “ , karena aku masih mau memperjuangkan mimpiku.
“ morning “ , sapa ku kepada wanita di crew office
“ morning , may I help you ? “, jawabnya.
“ yes ,sorry , I have some question , mmm…im Indonesian , why Indonesia not allowed to go to paris ? “, Tanya ku.
“ ohh , im sorry diplomatic reason , sorry “, dengan jawaban singkat.
“ but you can go ashore if you have schangen visa “, dia melanjutkan.
“ I don’t have , can I get on board ? “, Tanya ku.
“ no , can’t “
“ so , zero tolerance , to go to paris for me ? “, Tanya ku lagi
“ yes , im sorry , next time “, jawaban yang tidak aku inginkan.
NEXT TIME ? KAPAN ?
Sekali lagi , harus kah aku menyesal menjadi warga Negara Indonesia?...mmmm….. Dia telah mengambil mimpi ku.
Tapi , sebesar apa pun kekecewaan ku , aku tetap PUTRA Indonesia ,
berbangsa SATU , bangsa Indonesia
aku tetap
berbahasa SATU , bahasa Indonesia
dan aku tetap bertanah air SATU , tanah air Indonesia.
Ini hanya masalah waktu saja untuk mencapainya.

Mengejar Mimpi

Any way , malam yang sungguh menggugah , aku tertidur sungguh lelap , bahkan aku dianugrahi mimpi yang sangatttt indah. Mimpi ku terbagi menjadi dua episode. Episode pertama , akirnya aku pulang. Aku kumpul kembali dengan keluarga. Dan kedua aku kumpul kumpul dengan teman se-permainan. Entah kenapa mimpi itu begitu sangat real. Dan ketika terbangun sungguh kesialan yang luar biasa , ternyata aku masih di sini. Jam menunjukan jam 3 pagi. Waktu yang enak untuk membuat blog , tapi aku kembali tidur.
Kringggggg…..
Entah berapa kali telepon dikamarku berbunyi , aku bingung kenapa Lorenz tidak mengangkat telpon , aku tahu itu adalah wake up call yang di setting bunyi jam 6.30 AM. Dengan terpaksa aku angkat dan aku simpan kembali gagang telponnya. Dan melanjutkan tidurku.
Kembali aku tertidur.
Beberapa menit kemudian aku terbangun. Tidak langsung turun dari tempat tidur , hanya duduk sila diatas kasur , Peregangan , aku perhatikan jam weker yang tergantung di atas meja. Actually jam wekernya hanya berdiameter 15 cm (cukup tiny winy bity).
“ itu jam berapa ya..? “, aku menyipitkan mata.
“ jam setengah tujuh ? “
Karena tidak yakin , aku ambil pager(alat komunikasi dikapal)ku . disana tertulis.
315 ELECTRIC FITTER
7.30am 15/06/09
“ HAHHHH……..SETENGAHHHHH DELAPANNNNNN “
Langsung saja mataku melihat kasur kabin mate , jangan – jangan dia ninggalin dan tidak membangunkan ku. Tapi ternyata dia juga masih tertidur lelap. Aku langsung lompat dari kasur ku yang berada di atas , sedangkan Lorenz tidur di kasur bawah.
“ wake up Lorenzo , already seven thirty “.
Tanpa memikir lagi , aku ambil seragamku yang tergantung , memakainya dengan cepat . aku ambil celana panjang yang juga sudah tergantung setiap pagi. Aku pakai dobel dengan celana training yang aku pakai tidur. Tidak terlintas sedikitpun untuk melepas celana training.
Kringggggg…….
Tiba – tiba saja telpon di kabin ku berbunyi kembali.
“ Lorenz that’s kapo(bapak dalam bahasa itali) “, aku berkata pada Lorenz
“ don’t pick up , just leave it. “ , aku melanjutkan
Lorenz hanya mengangguk , sambil cepat cepat mengenakan seragamnya.
Beberapa kali telpon bordering tidak ada yang memperdulikan. Kita hanya focus untuk cepat cepat pergi. Aku ambil sepatu ku yang ada di pojok , tak ada waktu untuk memakai kaos kaki , ikat tali sepatu dan membuka pintu.
“ Lorenzo come onnnn “
Aku lari meninggal kan Lorenzo di belakang , aku berlari dikoridor kabin – kabin deck 3 , menaiki tangga menuju deck 4 , aku berlari di gangway mengenakan sepatu tanpa kaos kaki , celana training ku yang biru terlihat “ ngample” dari seragamku , dan rambutku yang masih acak – acakan , aku 100% yakin , rambutku benar – benar ga beres. Coz aku belum keramas , aku hanya merapikan menjadi belah samping , dan dapat di bayangkan keanehannya. Belum juga aku sampai workshop , masih dalam “pelarian” menuju workshop , aku sudah di BLIP(pager my bliper). Pager ku bergetar. Menandakan aku harus segera menelepon ke nomor yang ada di pager. Tak aku pedulikan pager ku , hanya terus berlari.
Benar saja , di workshop orang – orang sudah pada datang termasuk first ETO(boss besar), hanya tinggal aku dan Lorenzo.
“ Ricky , whats up ? “, francisko bertanya pada ku. Sambil tertawa – tawa.
Sambil menghela nafas , aku tidak menjawab pertanyaan francisko , aku tahu first ETO memperhatikan ku. Aku hanya mengangkat kedua tanganku.
“ no commen “, sambil mengatur nafas
“ hehahah , where is Lorenz ? he is coming ? “ , francisko bertanya
“ yes..” , aku menjawab. First ETO terus menatap ku.
“ Ricky , you need this one for your hair “, victor menawarkan sisirnya padaku.
“ haha….no..noo….”, aku menjawab sambil merapikan rambutku.
“ Ricky , whats up ? , no alarm…“, francis kembali bertanya.
“ mmm…I don’t know…no body wake up…”, aku menjawab.
“wkakakkak…..” , francis tertawa puas.
“ no body missing..??...ok…just do public room guys..”, First ETO berkata.
Public room penjelasan singkatnya adalah kita semua rolling keliling kapal , sesuai dengan areanya masing – masing. Daerah ku adalah forward crew stairs + international café + entrance princess theater. Tidak mud aku untuk melakukan rounds , aku hanya berdiam diri di WC untuk passenger di deck 5 , berpura – pura mencari lampu yang mati , padahal aku menghabiskan waktu plus merapikan rambutku yang acak-acakan.
After rounds , this is my plan. Of course pergi mandi.
Aku mengumpulkan job orderku , tanpa permisi ke boss besar aku pergi. Bukan kerja , tapi ke kabin.
“ bau deh kaki ku “ , berkata dalam hati , setelah kurang lebih 30 menit memakai sepatu tanpa kaos kaki.
“ aku mandi , tapi kapo bakalan blip aku ga ya ? “ , berfikir berbagai kemungkinan ketika aku mau mandi.
Membuka seragamku dikabin , celana , menaruh pager diatas meja , mengambil handuk.
“ aku bawa ke kamar mandi ga ya ? “ , aku berfikir.
“ alah bawa aja lah , susah sekali “.
Ambil sampo , sabun , dan odol.
Mandi dengan air hangat , bersuhu 33 derajat celcius. Dengan pager di bawa ke kamar mandi.
Bersabun , memakai sampo , karena rambutku yang sedikit berminyak.
“ tulalitttt……tulalittttt…….”
“ tulalitt…tulalitttt…..”
Bukan telpon kabin ku yang berbunyi , tapi pagerku berbunyi.
“ matiiiii , kapo blip “ , pikir ku , busa sampo masih lengkap dikepalaku.
Aku baca pager , tertulis 7300*28305
Yang artinya aku harus menelepon ke no 7300 dan orang yang minta di hubungi adalah 28305.
“waduhhh 305..!!!....officer ku…”
Basuh cepat – cepat sabun di seluruh badan ku , dalam hitungan detik aku beres mandi.
“ btw telpon disana , tercantum no peneleponnya ga ya ? “, aku berfikir takut. Kalau kalau telpon disana akan mencantumkan no yang menelpon. Klo mencantumkan , maka akan tercantum no kabin ku.
Dial 7300
“ hallo ricky “ , officer ku berkata.
“ yesss , kapo , whats up..? “, aku menjawab.
“ where r u ? “, dia bertanya kembali.
Matiii …harus jawab apa nihhh….pikiran sudah menjelajah kemana – mana.
“ mmm…im going to deck 11 “, jawab ku dengan penuh dusta.
Padahal aku hanya mengenakan handuk menyelimuti badanku.
“ just cek cabin C750 , there is a strange situation , some problem in bathroom “.
“ ok kapo…I will cek “, aku hanya mencatat no kabinnya. Berharap tidak ada interupsi selanjutnya.
“ where r u ? , can you came here , deck seven zone three, in front princess theater “, kapo said
Metonggggggg….metongggggg……aku bahkan belum berseragam
“ ok…..i’ll go there kapo….”, jawab ku.
Sekali lagi dalam keadaan ketergesaan.
“ ya ampunn….udah kaya bintallll “ , pikir ku.
Jadi teringat waktu dulu. Apalagi ketika bangun jam 7.30 . aku reflek saja pake paju , celana dan sepatu tanpa kaos kaki , yang penting aku sampai workshop dengan cepat. Kadang aku berfikir
“ waduhhh…..bakalan marah kaya gimana nihh kapoo…”
Yang ada dibayanganku hanya push up , sit-up dan bentakan – bentakan marah.
“ RICKYYYYY…..WHY YOUR LATEEEE “
Dan aku hanya berdiri siap.
Dan bayang – bayang itu tak bisa hilang , aku seolah tersetting untuk bergerak cepat. Atau ini dampak dari pendidikan passus yang aku dapatkan sejak junior high scholl?, maybe yes , maybe no , maybe I don’t know.
Dan aku menemui officerku setelah 10 menit berlalu , waktu yang cukup lama untuk menunggu.

Cannes

Do you know where is Cannes ?? , yess of course itu di Prancis. Kali ini kapal tidak sandar di Marseille , seperti last Cruise. Tapi tender di Cannes. Bay the way any way bus way tender artinya kapal tidak sndar di pelabuhan tapi parkir dilaut. So klo mau turun ke darat naik lifeboat.
Seperti biasa sebelum turun , aku selalu prepare kemana tujuan aku nanti , sambil menyelam minum air , sambil bekerja aku mencuri coklat , plus melihat buku – buku milik passenger. Dan sasaran ku adalah princess patter , coz di princess patter terdapat petunjuk petunjuk dimana aja tempat yang wajib di kunjungi. Dan tempat yang wajib di kunjungi ADALAH “ Theater Palais Croisette “. Aku tidak tau itu tempat apa. Tapi menurut informasi yang aku dapatkan dari sialan TV yang aku tonton tadi malam , itu adalah tempat untuk film – film festival. Ya klo di Indonesia dikenalnya dengan festival film Cannes. Nah itulah tempatnya.
Jam 12 teng. Don teman seperjuangan ku bertanya
“ Ricky , are u going out ? “
“ yess….u ? “ , I ask Don.
“ ok. Just knok my door if you ready to go. “ , Don said.
“ alright , bay the way , I don’t change my trouser “.
“ yess….ok “.

Tak beberapa lama aku menghampiri cabin Don. Dan perjalanan pun dimulai.

Seperti aku bilang , kapal Tender jadi aku Naik LifeBoat menuju daratan.



Pengalam tender itu pengalaman paling enak , coz every tender , ombak sekecil apa pun dapat sanggup menggoyahkan kapal. Seperti di kocok. Sebentar bentar penumpang bilang “ wuuuuu…..waaaaa “ , saking goyang nya.
Ga berapa lama , paling hanya 10 menit aku dan Don tiba di daratan kota Cannes. “ bonjour france “.
“ Don , where we’r going ? “ , bertanya pada Don
“ I don’t know , you have a map ?“. Jawab don
“ yes I have , but I don’t know , don’t have any idea , just walking around “. Jawab ku.
“ ok. Just walking “.
Sebentar – bentar kita berfoto ria , belum juga berjalan 2 meter . don said.
“ Ricky , come here , take my picture “
Or
“ Ricky , take my Picture with this car “
Padahal waktu kita untuk hang out hanya 30 menit , jam 1 harus sudah harus siap ke lifeboat untuk kembali kekapal untuk safety , coz aku kerja kembali jam 2.
Dan aku melupakan rencana semula untuk mengunjungi Theater Palais Croisette. Habis mau gimana lagi , aku tak tahu jelas dimana kita berada , padahal menurut peta , tak jauh dari pelabuhan. Yang ada kita hanya berjalan menyelusuri pantai. ATAU BERLARI KEHUTAN. PECAHKAN SAJA GELASNYA BIAR RAMAI. Dan benar ada yang pecah . yaitu cermin yang ada di camera ku. Ketika aku lagi mau foto dan duduk di pinggir pantai. Tiba – tiba
“ Praaakkk. , whats that Don ? “ , I ask don
“ I don’t know “
“ some thing broken in my pocket “, I said
Yess , this mirror is broken .
Aku hanya berfikir , “ hmmm….sooner or later akan pecah juga “
Sekali lagi kita berfoto ria , sambil menyelusuri jalan setapak. And you will never believe what im see.
Aku merangkul Don.
“ Don look at that “ , sambil menunjukan ke suatu sasaran nan jauh disana , sekitar 50 meter.
“ what ? “ , don mencari sasaran ku.
“ you not see ? “ , I said.
“ oww….hurry take some picture “. Don said
Yups 2 pasangan bola mata sekarang terpaku pada 1 pasang gunung gede .
“ ohh man , why like this..?? this is like in heaven.! “ , aku berkata. Padahal aku belum pernah merasakan rasanya surga.
What im see is , para wanita berjemur , yupss , itu adalah suatu hal yang biasa , seperti di Caribbean semua orang berjemur , begitu juga di open deck , banyak orang berjemur. Tapi disini berbeda , sungguh berbeda . of course , why , because mereka berjemur tanpa BH , cuman celana kolor. Tentu saja menjadi hal yang luar biasa. Do you believe?. Tete di mana – mana. Bukan cuman satu bung. Tapi BANYAK , duhh susah diungkapkan dengan kata – kata. Dan parahnya , bukan cuman ibu – ibu yang berjemur , nenek – nenek juga ada yang berjemur. Secara tidak langsung aku melihat “punya” nenek – nenek. Yaikkk…..!!.
Untuk 5 menit pertama , “adik kecil ku “ agak sedikit tergugah ALIAS PANIK IS IN THE HAW , sedikit menongolkan diri. Dasar adik kecil yang pengen tahu. Bagaimana tidak , ini pemandangan yang tidak biasa buat ku. Tapi setelah 30 menit , “ ia “ sudah kebal dengan keadaan. So dia tenang – tenang saja. Hmmm….mungkin akan aku perlihatkan 1 foto saja.



What do you thing ? , apakah itu pornografi ? , I don’t thing so . mungkin yang paling aneh buat ku adalah ketika seorang wanita berjemur tanpa BH , dan seorang pedagang topi menghampiri tu wanita dan menawarkan dagangannya. Of course tu orang yang jualan dengan sangat jelas melihat bagian depannya kan ?, dan tuh wanita cuek – cuek aja. Gelooo.
Anyway , buat ku ini sedikit surga dunia , setelah bekerja keras di dalam kapal , aku sedikit mendapatkan sedikit darah segar , udara segar. Dan alat pencuci mata yang perfect. 30 menit terasa cepat didarat. Tak kerasa harus kerja lagi. Terkejutanku tak berhenti disitu. Aku mendapatkan job order untuk mengganti lampu di Cabin Aloha 422. Entah kenapa dihari ini aku semangat sekali , tak peduli ada penumpang didalam atau tidak. Aku hanya mengetuk pintu.
“ good after noon , electrician “ , sambil mengetuk pintu.
Ga berapa lama kemudian , seorang wanita membuka pintu , masih muda terlihatnya , mengenakan kawat gigi , bersetelan berwarna kuning.
“ im sorry , I just wanna to replace your light “ , aku menjelaskan.
“ oww..ok..what light ? “ , dia bertanya.
“ dresser light “, tambah ku.
“ ok .come in “ , she said.
Seperti adat orang Indonesia , aku sedikit punten ketika mau masuk ke cabin
“ excuse me “ , lanjutku , dan aku masuk.
Belum nyampe 10 langkah , mata ku terpaku pada segumpal daging segar di atas kasur. Hanya berselimutkan celana dalam , dan BH. Dia melipatkan tubuhnya seperti orang kedinginan.
“ hai , sorry “ , aku berkata.
“ is alright “ . wanita yang terkulai lemas di kasur.
Mata ku tak bisa diam , bingung memilih , antara lampu yang aku ganti atau gadis yang terkulai lemas. Aku ganti dengan cepat , bahkan tidak aku ganti sama sekali , coz baru saja aku putar sudah menyala kembali.
“ upp…its alright now…just loose contack “, aku menatap mata wanita itu , supaya tidak menjelajah kemana mana. Padahal sungguh besar dorongan untuk melihat ke daerah yang lebih menantang. Tapi sebagai crew aku harus focus.
Entah mengapa hari ini , sungguh sungguh mendapat rejeki nomplok. Anyway mata ku kini masih sehat wallafiat. Belum terkena katarak.

Boss baru 2

Satu Cruise sudah aku menjalani kerjaan seperti ini , dan seperti yang ku bilang , bos baru = peraturan baru. Sekarang aku di pindahkan ke bagian hotel , actually kerjaan di hotel hampir tidak berhubungan dengan lampu , hanya sedikit saja. Setidaknya aku bisa menambah ilmu.

Sebelumnya aku mengalami kejadian yang sangat menyedihkan. Yaitu PINDAH KABIN. Sebenernya pindah kabin hal yang biasa , TAPI masalahnya aku pindah ke Deck 3 , awalnya aku tidur di Deck 4. Karena deck 4 kabin untuk First Electrician , secara aku hanya 2nd Elec aku di pindahkan. Ga tau kenapa sekali lagi aku meneteskan air mata , apakah aku se cengeng INI. Aku merasa turun jabatan. Dan ketika aku pindah ke deck 3 di depan kabin ku tertulis “ WELCOME RICKY BOY “ , aku sedikit terkejut , tersentuh juga sih dengan hal yang sederhana ini , ternyata mereka (electrican) yang lain care juga. Anyway lupakan kesedihan karena pindah kabin. Masih banyak keluhan keluhan yang ingin aku ungkapkan.
Seperti aku bilang tadi , sekarang aku kerja di bagian hotel. So aku tidak mengerjakan Lampu lagi. Aku menganggap ini saatnya buat ku untuk menambah pengetahuan.

Hari pertama kerja dibagian hotel , aku masih tetap bekerja mengganti lampu , soalnya aku masih belum settle dengan pekerjaannya dan aku juga belum di kasih kerjaan dengan officer. Hari berikutnya aku di beri order untuk memperbaiki power board generator.
“ whhh , mana bisa aku perbaiki ? “ , aku berkata dalam hati.
Hampir 3 jam aku bekerja hanya 1 board yang berhasil aku selesaikan , itu pun karena aku mengganti Supply board , off course it will be working. Nah masalahnya di another board sangat lama. Tapi finnaly aku berhasil to solve it.

Anyway dengan aku bekerja di bagian hotel , tetep saja menghasilkan sebuah masalah , semua berawal ketika aku di beri job oleh officer, kerjaannya sangat mudah yaitu mengganti push button , that was easy. Tapi kenyataan nya tidak semudah itu. Bukan masalah kerja tapi masalah lain , I don’t know ini masalahnya apa. Aku pun tidak mengerti.

“ Ricky , why you doing that job .? “ , Francisco bertanya pada ku.
“ why , the Officer give me the job “ , jawab ku.
“ don’t do it , that’s Officer job , you only 2nd Elec Fit “ , said Francis.
Apa ada yang mengerti apa yang harus aku kerjakan ? , seorang Officer member aku kerjaan , salah satunya melarang aku melakukan kerjaan. thats the fucking asshole.
Mereka seenaknya aja nyuru – nyuruh seorang Ricky , yang aku pikirkan hanya “ kenapa c melarang aku untuk melakukan kerjaan itu ? , apa ruginya aku melakukan itu ? “ , memang aku tidak protes ke mereka seperti itu , coz mereka “merempug “ ku , mereka bertiga berkata hal yang sama. Apakah mereka takut tersaingi? , apakah mereka takut aku mendapat promosi? , apa salahnya c membantu , tau apa yang mereka katakana pada ku.
“ hay Ricky gaji mereka udah besar , gaji kita kecil , ngapain membantu mereka “ , kata francis.
Mendengar perkataan dia aku jadi bingung. Lah apa hubungannya dengan gaji ? , toh dengan aku membantu mereka aku jadi belajar sesuatu , apakah aku menjadi rugi ?. I don’t think so.
Mungkin aku sedikit berpendapat
Hidup kita itu sebuah lingkaran , atau kita adalah sebuah lingkaran , setiap orang memiliki lingkarannya masing masing , isi atau bagian dalam dari lingkaran adalah territorial kita , setiap masalah yang terjadi di bagian dalam lingkaran PASTI dapat kita selesaikan kenapa ? sebab itu adalah territorial kita. Sebagai contoh aku kerja di bagian passenger , sudah hampir 3 bulan , so semua masalah di bagian passenger hampir bisa aku atasi , karena itu adalah territorial ku. Dan menurut ku kebanyak orang tidak berani keluar dari daerah territorial itu , mereka khawatir tidak mampu mengatasi the problem , mereka lebih memilih safety. Lebih baik steady. Masalahnya sebesar apakah jari – jari yang aku miliki ?, sebesar apakah lingkaran yang aku punya ?. semakin banyak masalah di luar lingkaran yang berhasil di pecahkan , maka menurutku otomatis lingkaran itu pun akan semakin besar. Semakin besar pula keahliannya.

Yups , prinsip itulah yang aku pegang , ini bukan masalah rugi atau tidak membantu Officer , ini juga bukan masalah aku ingin mendapatkan Promosi , yang aku inginkan hanya setelah aku pulang nanti , aku mendapatkan sesuatu yang berguna untuk pekerjaan ku selanjutnya. Selama ini otakku merasa di penjara , aku ingin berfikir , aku ini melampiaskan ilmu yang aku punya , aku ingin membebaskan ide ide gila dari jeruji jeruji penjara pekerjaan yang tidak membuat ku berfikir. Aku bahkan tidak berfikir sedikitpun ketika bekerja mengganti lampu. Bukannya ku sombong atau apa. Tapi aku pikir , setiap orang diatas 15 tahun dapat melakukannya.
Hal serupa juga di ucapkan oleh teman ku Rolando , ketika aku curhat masalah kerjaan ku yang membosankan, dia bilang
“ klo mau maju kamu harus jump…jump..jump…, jangan hanya disatu tempat “.
Dan aku setuju banget , kita harus jump , walaupun entah apa yang akan kita hadapi di depan.

Boss Baru

Bos baru = peraturan baru , sudah 1 minggu ini aku bekerja seperti kuda , di cabik setiap hari. Awalnya aku hanya bekerja di bagian passenger , sedangkan bagian Publik di pegang sama orang lain. Nah kebijakan baru itu adalah , public dan passenger di pegang oleh 1 orang. Dan aku ga gerti , maksudnya apa. Mana mungkin satu orang megang 1 kapal. This is a fucking bullshit.

Semua job order ga pernah selesai dalam satu hari , dan aku tidak pernah ngambil yang nama nya break time , selalu kerja. Di tambah yang biasanya aku tidak pernah mandi ketika bangun pagi , tapi aku sarapan dulu , siang baru mandi. Sekarang klo pagi tidak mandi , sampe sore ga mandi. Tidak ada waktu untuk mandi.

Sebenernya aku bener bener ga ngerti . kenapa c di bikin 1 orang. Apakah kita emang di paksa harus kerja keras , tidak boleh ada waktu untuk istirahat , maka itu adalah karyawan yang baik , efisiensi mencapai 100% tidak ada rugi – rugi. Sampai aku curhat ke Francisco teman filipina.

“ I wanna quit “, kata ku.

“ why.?? “,he said.

“ this is not make sense man..”, lanjut ku.

“ so , you wanna to continue your contrac ? “

“ 60% no , I cant grow up in this company “

Banyak keluhan ku pada dia.

Sebenernya apa yang aku cari disini..??

Duit?? , pengalaman kerja..??

Actually , aku tidak tahu dapet pengalaman kerja atau tidak disini. Secara kerjaan ku kebanyakan mengganti lampu , dibandingkan dengan trouble shouting. Kadang aku malu dan tidak bangga dengan kerjaan ku. Apalagi klo seorang teman bertanya kepada ku

“ kerjaannya ngapain?? “

Aku hanya menjawab mengganti lampu. Apa yang bisa di bangga kan. Aku sampai bilang ke Francisco

“ this is not about the money , this is about satisfaction “

Kemudian dia berdakwah seperti AA Gym.

“ ricky , I just want to tell u one think. Kau disini karena tuhan memberi kesempatan kepada kamu untuk berkembang , untuk memperoleh pengalam bekerja. You are lucky. Do you know?? Me , im apply to this company twice. First time im failed because I don’t have experience, I just like u , just graduated. and for the second time I pass. You know ?the office and my house about 5 km. and I walked because I don’t have any 1 pessos. Im joining when im already 34 years old. Look at you.!! You are still young. Maybe if i were you , in my age , im already rich.”

“ but its not about the money…its hard to say….it about satisfaction “, aku berkata.

“ why ? because you already rich in your country.?..im alredy feel don’t have any money “

“ nooo..no like that “ , aku memotong pembicaran dia

Dan disaat itu, tak tahu kenapa , mata ku berlinang , aku pernah merasakan tidak punya apa apa. Aku pernah merasakan berharganya 30 rebu , itu uang yang cukup besar. Bahkan sampai kuliah pun uang jajan ku hanya 15 rebu sehari. Ongkos angkot dari rumah ke statsiun 1000 , tiket kereta PP 4000 , bis dari cawang ke kampus + kampus statsiun 4000 , uang makan ku hanya 6 ribu.

“ man…!! “ banyak yang tidak kau tahu tentang ku , dalam hati.

“ don’t worry ricky , just do it. “ , dia memberi semangat.

Aku sama sekali tidak menatap dia , karena aku merasakan mataku berair.

Sampai kamar aku hanya merenung.

“ apa c yang aku cari..?? “

Hampir semua orang Indonesia di kapal ini mengeluhkan hal yang sama. Aku hanya menginget perkataan mereka.

“ gw dah ga kuat disini , ga pernah istirahat. “ , kata orang yang kerja di galley.

“ udah kaya kerja rodi disini , brengsek emang princess “, orang galley lainnya.

Kenapa ga bangga c ? , padahal aku bisa kesegala tempat , yunani , itali , prancis , spain.

Tau apa jawaban dari orang – orang Indonesia. Mereka menjawab.

“ ini bukan masalah keliling dunia , ini mengenai perasaan , lebih baik aku melihat sawah , eropa ya gini – gini aja , bangunannya tua semua. “

Dan aku sependapat dengan meraka , Eropa begini aja , mereka hanya menyajikan bangunan tua , mungkin komen ku anti klimaks dengan semangat ku ketika tiba di ponta delgada. Aku jadi teringat ketika teman ku Bimo mengunjungi Eiffel di paris , dan Roma , aku hanya bisa melihat iri dan berfikir bagaimana aku bisa kaya dia. Aku iri sekali. Tapi perasaan iri inilah yang membuat ku harus bisa mewujudkanya.

Long ride

Sebenarnya banyak banget yang pengen di ceritakan , sudah 2 minggu lebih aku tidak beranjak untuk menulis , sejak berangkat dari Lisbon. Tidak ada waktu dan tidak ada mud. Membicarakn soal Mud , aku jadi teringat dengan omongan c Pick UP coklat atau c Robert. Dia bilang ,

“ Mud itu tidak ada , kita yang menciptakan Mud itu , klo kita mengikuti perasaan ga enak , ga akan dateng yang namanya Mud “

Kira – kira begitu katanya , tapi sepertinya kurang tepat , tapi the point is Mud itu kita yang menciptakan , bukan lingkungan yang menciptakan mud.

Dengan modal itu lah aku memulai mud menulis.

Selepas dari Lisbon

Lisbon merupakan turn around day , jadi awal dari 1 kali cruise , tujuan akhirnya adalah Civitavechia , Italia.

6 May , CADIZ

Di cadiz aku , tidak turun dari kapal , mengapa? , karena aku in port mining , yang artinya secara simple , aku piket hari itu. Dilarang keluar kapal. Yang aku tahu cadiz itu kota di Portugal. Itu doang. Selebihnya aku hanya beristirahat di kabin.

7 May , Casablanca

Di Casablanca aku meniatkan diri untuk sholat , coz ini adalah Negara muslim. Aku membayangkan seperti apa c kota Casablanca itu ? . yang aku tahu hanya casbleng di Jakarta atau terowongan Casablanca yang terkenal dengan seremnya. Selama perjalanan menuju kotanya , aku sedikit terpesona, mengapa ? banyak tulisan arab.

“ do you can read that ? “ , don bertanya pada ku

“ yes , but in don’t know the meaning “ , aku menjawab.

Emang aku bisa baca huruf arab tapi susah mengartikan , karena totally different right ?.

Disini pula aku mendengar kumandang azan , ini perasaan yang sulit aku percaya sebenarnya. Tidak tahu kenapa aku merasa terharu , dan diotak ku berfikir , ternyata azan itu enak di dengar . berbeda sekali dengan perasaan ku ketika aku di rumah. Setiap azan magrib , rata – rata aku “ sedikit “ mengeluh .” ribut amat c “. Tapi di sini aku merasa senang. Aku melihat masjid disini , actually aku ingin sekali masuk ke sana. Tapi suasana kota yang menurutku tidak memungkin kan. Kesan pertama berjalan di Casablanca

“ buset sembrawut amat..!! “

Aku bertanya pada sahabatku Don Tabillos

“ shit…why like this , do you see the pedestrian ? , they cross the road without the rules “

“ yes , because we already went to florida , Lisbon , so its look like un ruly “ , jawab Don.

“ you country some thing like this ? “ , lanjutku

“ actually yess…heheh…” , Don said..

“ heheh…I thing my country too…hehe “




Sebenarnya aku sedikit malu , benarkah kota ku seperti ini , menyebrang jalan seenaknya , pedagang asongan dimana – mana , bahkan kendarannya pun sudah tua. Yang paling parahnya , pedagang – pedagang di sana menawarkan barangnya menurutku agak sedikit “ menakutkan “ . aku lagi berjalan bersama Don , tiba tiba.

“ do you wanna watch ..?? where are u come from “ , se orang pedagang menawarkan barangnya.

“ no , thanks , from Filipina “ , jawab Don

“ oh Abu Sayab…Abu Sayab….your watch already rusty..” , pedangan asongan itu berkata.

“ no..no…thanks…”, menjawab sambil berjalan menjauh..

“ hey Abu sayab..” , pedangan itu berkata kembali.

Bertanya pada Don , sebenernya apa maksudnya c.? siapa Abu Sayab.??

“ he is some thing like terroris or muslim fanatic from filipin “ , don menjelaskan.

Mendengar penjelasan itu , ternyata filipin tekenal juga dengan terorisnya. Dan lebih bingung lagi kenapa orang orang di Casablanca tahu akan hal itu. Sehebat itukah Abu Sayab?. Mungkin dia emang hebat, bisa mengalahkan ketenaran Abu Tholib di Arab.

8 May , Giblartar

Do you know where is Giblartar ?....yes giblartar adalah sebuah selat. Siapa yang menyangka keindahan kota Giblartar . sebelum berkunjung ke kota nya jangan dulu berkomentar apa – apa. Aku berfikir

“ ahhh..kotanya paling kaya Casablanca “

Tapi setelah kau sampai disana , berbeda 179 derajat sedikit lagi 180 derajat. Dari udaranya , lebih sejuk , walaupun matahari menyinari , tapi angin berhembus terasa dingin. Kota ini pada saat ini sedang berkembang , pembangunan dimana mana. Giblartar terkanal juga dengan monyetnya. Actually aku tidak tahu kenapa terkenal dengan monyetnya , padahal aku tidak melihat 1 ekor monyet pun. Di pusat kotanya , terdapat taman jajanan. Semua toko mengitari sebuah aula besar , mungkin bukan aula , seperti taman di Taman kencana , tapi tidak ada tanaman. Lahannya dari batu batu. Di tengah toko – toko itu terdapat meja – meja untuk makan. So intinya some thing like hang out. Do you know what I found in giblartar ?. yesss…I found pizza hut.

Aku ingin beli…aku hanya mundar mandir di depan pizza hut.

“ beli ga yaa..?? .tapi aku tidak punya pound ..”

Intinya , aku tidak jadi beli pizza hut , bukan karena duit. Karena bisa bayar pake euro. Tapi karena aku tidak tahu harus mesannya gimana.


9 may , at Sea

Tidak banyak yang bisa aku lakukan during sea day.
Jam 7.00 : sarapan
Jam 7.30 sampai jam 12.00 : kerja
Jam 12 sampai jam 2 : istirahat di kabin
Jam 2 sampai jam 6 : kerja kembali
Jam 7 sampai 6 pagi : tidur , mimpi basah , dan bangun lagi.

10 May , Barcelona

Two tumbs for this country.why ? , dari semua kota selama ini. Barcelona is the perfect country. Semua ada di sini. Hampir semua fasilitas lengkap di pusat kota. Ini lah eropa sesungguhnya kata pa Abu. Barcelona emang menyajikan segala hiburan , begitu tiba disini segeralah mengunjungi jalan LAS RAMBLAS….this is the best shooping center in the Europe. Toko – toko disini sebenarnya pedagang di kios – kios berukuran mungkin 4 x 4 meter. Mereka terbentang di sepanjang las rambas , menjual segala macam souvenir Barcelona , bunga , binatang peliharaan , kaos sepak bola. Dan masyarakat Barcelona sangat bangga dengan team sepak bola meraka. Dapat di lihat dari perilaku mereka yang banyak menggunak kaos Barcelona FC. Di sepanjang jalan ini juga banyak para seniman atau apalah. Yang pasti mereka mendandankan diri mereka seperti artis – artis , patung – patung , atau ada juga yang seperti peri raksasa.

“ don’t take a picture . you must pay for that.”, ryan said to me.

“ hahhh…I must paid..?? “, aku bertanya.

“ yess…that’s ther job..to make a money.”

Aku jadi teringat dengan apa yang dilakukan oleh andrea hirata. Mungkin hal seperti ini yang ia lakukan untung mendapatkan uang. Berdandan sebagai ikan duyung .



Bukan hanya Las ramblas yang terkenal dari Barcelona , bangunan bangunan di sini pun sangat terkenal . salah satunya Gothic Cathedral. Yang aku tahu dari buku . bahwa cathedral ini dari jaman dahulu emang tidak pernah selesai , dari sejak pertama kali dibangun. Aku tidak tahu mengapa. Kata pa Abu pun begitu

“ udah dari tahun kemaren , belum beres beres juga. Apa untuk mencari duit untuk donator atau apa tidak mengerti. Yang pasti tahun kemaren juga belum selesai “ , penjelasan pa Abu.

Ada satu tempat yang sangat ingin aku kunjungi di Barcelona , yaitu cathedral familia , menurutku bangunanya sangat unik. Tapi tidak tercapai karena jaraknya yang sangat jauh. Di sini aku kecolongan 25 euro hanya untuk membeli kaos Barcelona FC , karena si sendy pengen katanya. Dan $10 untuk miniature gothic cathedral.

Ricky Praditya

JERONIMOS MONASTERY

Its was 7 o’clock in the morning , yesterday was a horrible night , i will never forgot what happen in last evening , no body can sleep. Otak ku berfikir , apa yang aku dapat di Basic Safety Traning? , bagaimana bertahan hidup dilaut? , berapa liter air dalam 1 lifeboat? , hand flare , smoke signal , gimana cara memakainya? Bagaimana mengoperasikan lifeboat ? im the engine operator but I don’t now to operate. Ombak pada malam itu mencapai level rought yaitu 2,5 sampai 4 meter. Hampir di seluruh zone 1 , mulai dari deck 4 sampai deck 10 dinding - dinding berteriak , mengernyit , kesakitan di kocok ombak.

And now I’m stading under the 25th April Bridge , this bridge is the same principles with Golden Gate bridge in San Francisco , I pass directly under the bridge , my eyes can’t stop to saw the big fucking giant steel , which hub two island either Tagus and Lisbon.

Aku kembali ke workshop , melanjukan kembali kerja ku.

12 o’clock in the afternoon , im going to my cabin , berganti pakaian , ganti celana , dan sepatu , take my Laminex , and going a shore. Tujuan pertama adalah , mengunjungi makam sang “kakek”. Tas ransel sudah menempel di punggung ku , peta kota Lisbon sudah ada di genggaman ku. I saw the map , soo di pertigaan ini I must go to the left. Aku harus melewati dulu sang imitasi golden gate baru aku akan menemui sang makam “kakek’.

Cuaca di Lisbon berbeda dengan ponta delgada , disini lumayan “ hangat “, aku kira semua negara eropa dingin , ternyata tidak berlaku disini. Di sisi kiri ku terbentang rel kereta api , hampir sama dengan yang ada di Indonesia , yang sama bukan penumpangnya , tapi mesin keretanya , kalau aku lihat , sepertinya kereta disini juga menggunakan motor DC , dapat di lihat dari pantograph , tapi aku tak tahu berapa tegangan untuk yang ada di panthograph. Kalau dilihat dari penumpangnya jelas sungguh berbeda , NO penumpang di atas atap , NO pintu terbuka , sepertinya naek kereta disini nyaman. tidak seperti kereta tanah abang – Bogor , yang setiap hari aku “tunggangi” waktu masih kuliah. Baru sampe bojong gede saja sudah penuh , jangan kan pake minyak wangi biar wangi , turun dari kereta jurusan Tanah Abang – Bogor udah beraroma terapi kelek(ketek).

Aku sudah berjalan hampir 1 jam , tepatnya 40 menit 35 sekon berjalan , sudah melewati kolong jembatan sang imitasi , tapi sang monument belum juga keliatan , masih terlihat sangat kecil di mata ku. Memperbesar tegangan di motor – motor asinkron yang tertancap di kaki ku untuk Mempercepat langkah.

Semakin besar…..semakin besar…..bangunan itu semakin membesar


“ ayoo ki….bentar lagi sampe…” ..memotifasi diri sendiri

Setelah berjalan more then 1 km aku tiba di Monument To The Discoverers , disana terdapat ukiran 15 orang.
Orang pertama sepertinya seorang kesatria karena dia menggunakan baju seperti yang di kenakan Frodo the Baggin pada episode the two tower , baju yang tahan terhadap benda tajam

Orang ke-dua adalah seorang wanita yang bersembah dan mengunakan mahkota (mungkin ia seorang ratu).
Orang ke- tiga seorang kakek – kakek , tampaknya kelelahan , ia bersandar pada tongkat di tangannya
Orang ke-empat dan ke-lima seperti seorang pendeta atau agamawan , ikat pinggangnya hampir sama dengan ikat pinggang yang aku lihat pada pria berjubah putih di Ponta Delgada.
Selain itu ada yang membawa sebuah pedang , ada yang memegang rol pengumuman pada masa cinderrela, ada juga yang membawa palet untuk melukis , dan di ujung dari 15 orang itu adalah Vasco Da Gama. Diluar banguan ini benar kata Andrea Hirata , seniman - seniman jalan beratraksi dengan bebasnya , ada 2 seniman jalanan yang sedang beraksi , pertama adalah para penari balet , meliuk - liukan badan seenak jidat , dan yang satu lagi adalah , pemusik , Actually aku ga tahu itu musik apa , riquem mungkin karangan muzzart , coz terdengar menyeramkan. Mereka memainkan alat music tiup seperti suling , tapi bukan suling , terbuat dari bamboo , tapi sepertinya bukan bamboo , mereka berpakaian seperti Indian tapi mereka bukan indian. Sepertinya music dari suku Indian.

Aku mencoba masuk ke dalam monument , aku perhatikan baik - baik pintu masuk , adakah larangan - larangan yang dilarang , seperti dilarang merokok , dilarang membawa makanan dari luar. Menaiki anak tangga satu per satu , aku dengar - dengar didalam sana ada makam VASCO DA GAMA.

Tiba di anak tangga terakhir , yang aku temui hanya toko souvenir dan 1 orang wanita yang menjaga lift untuk naik ke lantai atas , aku perhatikan sekeliling.

“ di mana makammmm nyaaaaa….???? “

Disini emang tidak ada makam….yang ada hanya toko yang menjual kalung – kalung dari besi , gelang – gelang dari kuningan , dan anting – anting sebagai cinderamata.

Aku pun kembali keluar

“ where..?? ….nanya ke siapa..??..mereka ga bisa bahasa inggris…hanya bahasa portugis , bahasanya orang bugis ”

Aku kembali menatap map yang ada di tangan ku…..

Mambaca bangunan apa yang aku kunjungi sekarang , kenapa tidak ada.

Aku melihat di lain sisi map memang ada bangun lain yaitu BELEM TOWER

“ disini bukan yaa…??...apakah disini…?? Iya??..…masa c…?? “

Jam sudah menunjukan jam 1. 30 dan aku merencanakan kembali ke kapal jam 1.30

Tapi kapan lagi aku ke makam sang tokoh yang namanya tercantum di buku sejarah.

Angel and demon karangan Dan Brown bertengkar di otak ku

Aku melangkah maju untuk menuju ke BELEM , tapi hati ku tidak yakin , hanya separuh hati , bukan separuh nafas karangan Ahmad Dhani.

“ sudah jam segini…!! Ga mungkin sempet..”

Berhenti sejenak….

Menatap Belem dari kejauhan….

“ tidak usah…yasudah relakan saja “….aku pun berbalik arah , berjalan kembali menuju kapal

3 langkah menjauhi Belem , tertunduk lesu

5 langkah menjauhi Belem.

Mata ku kembali menatap Belem , aku berhenti berjalan

“ klo tidak sekarang , kapan..?? …kapan lagi ke makam Vasco.?? “

Perang sangat sengit di kepala ku
“ ok , I take it “…..demon pun menang

Aku kembali menuju Belem tower

“ aku harus bisa melihatnya..”, ku genggam erat peta kota Lisbon.

3 langkah menuju Belem

5 langkah menuju belem

Langkah ku kembali terhenti

“ ga….ga bisa…sudah telat….sangat jauh jaraknya….nanti telat”, angel menasehati ku…

Aku hanya menatap Belem dari jarak jauh

“ga…ga..mungkin..”…., dan aku kembali berpaling

“ kembali ke kapal…”

3 langkah menuju ke kapal , meninggalkan Belem

5 langkah menuju kapal , meninggalkan Belem

“ No…lets go “ , demon mengajakku kembali kesana.

Bagaikan panggilan shetan , aku pun berpaling dan kali ini aku kencangkan tasku ke pinggang dan berlari menuju belem , bener bener berlari like a horse. Tak peduli orang - orang melihatku seperti atlet lari marathon olimpiade.

“ aku pengen melihat….”

Entah berapa megavolt tegangan yang menyuplai kaki ku , aku terus berlari seperti Forest Gum ,
” Run forest….runnnn….”, Belem pun semakin besar.

“ sedikit lagi…” , kembali memotifasi diri

Semangat yang begitu membara , Hanya dalam hitungan detik motifasiku hancur , aku tiba di ujung jalan. Di depan ku terdapat seperti teluk buatan yang kecil hanya 5 meter , memisahkan Belem dengan Monument

“ shitttt….”

“ kenapa begini..?? , aku harus memutar..??, ga ada waktu..!! “

“F*** , S**** , A***** Z*****“ , semua kata kotor hampir keluar semua dari mulut ku..

Ini jarak terdeket ku dengan makam Vasco de Gama , jarak terdekat ku dengan Belem , mungkin aku memang tidak di takdirkan untuk melihatnya , mungkin aku tidak di takdirkan untuk berdoa di sampingnya.

Aku berjalan pulang , kini benar kata angel , lebih baik aku kembali dari tadi , tidak perlu berdebat , sekarang waktu ku sudah habis , berkurang demi rasa penasaran yang belum tentu benar. Aku hanya mengambil foto bangunan yang ada di seberang jalan di depan Monument. Entah bangunan apa aku tidak perhatikan dengan jelas. Yang pasti bangunan itu sangat Oldest.

Tiba di kapal , upload foto , sekaligus mencari tahu bangunan apa yang satu itu , sedikit membaca Adventures ashore port guide yang buat penumpang.

Disana tertulis

“ A short distance down a river from central Lisbon is the belem tower quarter , which evokes memories of portugal’s long maritime and colonial history. The striking Belem tower is a richly carved 16th century fort at the waters edge , which marks the starting point of many voyage of discovery , like Vasco Da Gama’s epic journey to india around the tip of Africa. Behind the monument is the Beautiful Jeronimos Monastery , was built to commemorate that expedition , with a chapel founded by Princes Henry and the cornerstone loid by king Manuel in 1502. The Chapel contains a wonderfully carved statues and seafaring symbols , stained glass , and the Tombs of Vasco Da Gama “

A little bit shock membaca tulisan itu , bukan di Belem , bukan di Monument , tetapi di bangunan di seberang jalan sana , terbaring jasad seorang VASCO DA GAMA .

Di dalam the beautiful JERONIMOS MONASTERY.

PONTA DELGADA

Good morning eropppaaaaa……

Finally after 6 days in the sea we arrived in ponda delgada save and sound. Aku terbangun jam 6 pagi , lansung mandi , pake sepatu + minyak wangi dan pergi untuk sarapan. Pagi ini sunggu beda , crew mess benar benar sepi , mungkin hanya ada 6 orang , “ kemana orang orang “ pikir ku.

Mengambil 2 butir telur rebus dan 3 buah roti plus 1 gelas kopi susu , begitu lah sarapan ku setiap pagi , aku tak pernah makan nasi di pagi hari , bukan aku lupa dengan tradisi Indonesia , tapi makanan di pagi hari selalu membuatku kehilangan apetite , selain itu kadang kadang membuat perut ku pengen PUP terus , sungguh merepotkan.

Show time , aku yakin kita sudah sampai di ponta delgada karena menurut jadwal kita tiba jam 7 pagi . menaiki lift menuju tempat favorite ku deck 17 aft.

Open the door , aku melihat cahaya daratan , dimana mana lampu bersinar di kejauhan , udara juga sangat dinginn. Cahaya dari rumah , toko atau kantor tersebut mengingatkan ku ketika aku berangkat dari Jakarta menuju singapura , ketika aku meninggalkan Indonesia. Sedih juga mengingat masa masa itu.

Dengan antusias aku menaiki tangga menuju deck 17. Namun baru beranjak 3 anak tangga , aku berhenti melangkah , jantung ku tiba tiba bergetar dengan cepat , mata ku tertuju pada sesosok pria berjubah putih di atas sana. Pria itu berjengggot cukup panjang , seperti jenggot orang judish , dia mengenakan pakaian seperti biarawan sion , mirip seperti itu , semua putih , di pingangnya bukan seperti ikat pinggang biasa yang kita pakai , lebih terlihat seperti rope berwarna putih. Yang aku tahu pakaian biarawan sion berwarna coklat , tapi mungkin salah. Aku tak tahu apa yang ia lakukan , ia hanya menatap kearah daratan. Aku tak melanjutkan menaiki anak tanggal , bergegas aku turun kembali dan masuk ke dalam.

“ hay dari mana ?, makan dulu..!! “, tiba tiba saja pak abu nanya pada ku

“ dari open deck , nyobain udara dingin , udah makan tadi “, jawab ku.

“ widihhh cepet amat , baru jam segini “ , pa abu menambakan.

“ jam berapa emang sekarang pak “

“ jam 7 “

Aku hanya tercengang

“ hah jam 7 ? …emang ga maju 1 jam.?? “, kembali aku bertanya..

“ engga…besok baru maju lagi..”

Kini aku sadari , kenapa di crew mess ketika aku sarapan tadi begitu sepi , jelas saja , aku sarapan jam setengah enam. Kambinggg….
Jam 12 siang aku turun ke darat , kesan pertama , this is the fucking weather , orang bojong ke eropa ? , jelas saja kedinginan. Padahal matahari dengan terus terang berada di atas , tidak bersembunyi di balik awan , tapi angin nya itu loohhh yang ga tahan…dinginn.

Sekali lagi bila di bandingkan dengan Caribbean , disini sungguh gottic , bangunan disini berdiri sejak 17 century ada juga yang 18 century, jalan rayanya pun berbeda , tidak menggunakan aspal , semua konblok berwarna hitam. Pantas saja kang aldo betah di belanda , karena aku pernah bertanya pada aldo , sudah berapa lama di belanda , dia menjawab hampir satu tahun , dan dia masih betah betah saja. Emang pantas.

Apa lagi yang harus aku ceritakan , aku kehilangan kata kata , aku hanya berdiri didepan bangunan yang mirip dengan bigben di inggris. Aku merentangkan tangan. Di tangan kiri ku genggam peta kota ponta delgada. IM FREE…


TRANS OCEANS

Tiga bulan sudah sejak embarkasi , selamat tinggal Caribbean , kini aku akan ke Eropa. Tujuan pertama adalah Ponta delgada (dibaca ˈpõtɐ dɛɫˈgadɐ). Menurut Wikipedia the free Encyclopedia (buku terpintar di dunia, knows everything). Ponda delgada merupakan sebuah kota di Sao Miguel island di Azores. Di kenal juga dengan sebutan Tourist heart of the Azores.

Tapi untuk mencapai Ponta ituloh yang susah…aku berangkat dari Florida tanggal 26 april , tiga hari sebelum hari ulang tahun ku. Kali ini kapal tidak berlayar ke selatan , tapi ke utara mendekatkan diri ke segi tiga Bermuda. Kita akan Trans Oceans.

Hari pertama (Sea day)

Pagi hari aku mengumpulkan semua job order , tampaknya tidak begitu banyak kerjaan walaupun hari sebelumnya aku ngambil half day (cuti setengah hari) , biasanya klo aku ngambil half day besoknya pasti aku mendapatkan petaka , kutukan lampu busted tapi kali ini tidak. Hari ini benar benar beda dari biasanya , aku tidak melihat passenger satu pun di Alleway (sejenis koridor penumpang) padahal jam sudah menunjukan jam 11 siang , seperti kapal kosong , kapal hantu….tapi ga berhantu sih…yang pasti nikmat buat ku….kerjaan sedikit. Kebanyakan kamar kosong. Semua CHIT beres , walaupun ada beberapa yang belum selesai tapi aku laporkan sudah beres…..yang penting ga ada PR.

Hari kedua (Sea day)

Sama seperti hari sebelumnya , namanya juga sea day semua passenger keenakan bertelor di kabin , tidak ada tanda tanda kehidupan di area passenger , semua sunyi , peace and quite .

Hari ketiga (Sea day)

Terbangun dari tidur , jam 6 pagi waktu laut atlantik . “ happy birthday Ricky “ , aku mengucapkan selamat ulang tahun pada diri sendiri , aku sudah seperti harry potter dimana setiap hari ultahnya tidak dirayakan , hanya meniup satu batang korek api. Kangen juga sama anak anak…tapi tidak kangen sama KANGEN BAND. Semua tidak ada yang tahu kalau aku ultah , padahal nama ku tercantum di papan pengumuman siapa aja yang ulang tahun minggu ini. Tapi untung juga sih , klo pada tahu gimana jadinya , yang ada pada minta traktiran….bisa bokek langsung….dan yang paling nikmatnya di hari ini juga aku mendapatkan gaji ke tiga ku.

“ Akirnyaaaaaaaaaaaaaaaa………”

Setelah 2 minggu penuh dengan preasure…..…gara gara beli laptop , aku tidak punya simpanan , alias Zero Balance. Di dompet ku tak lebih dari $11 . Di last florida aku habiskan hampir $8 untuk beli odol , sabun cuci , coklat , susu , obeng kembang , obeng pipih , dan tang. Percaya ga percaya aku beli Tools dengan modal sendiri , Coz aku lebih nyaman menggunakan barang sendiri dari pada pake tools punya workshop .

Di hari ini juga aku buka Facebook dengan modal utang ke temen $20 untuk beli kartu internet dua hari yang lalu. Do you know what , beberapa ucapan selamat ultah berdatangan , dari teteh , sendy , rey , kang ahmad , Robert , dan the last dari Kencan 10 Detik. Pesannya sangat singkat sesingkat julukannya “10 detik”

“ happy birthday….oleh oleh mas “

Ucapan macam apa itu….dan tololnya aku senang….senang banget….lebih parahnya lagi aku tersenyum senyum sendiri , senyum yang sangat lebar , dan senyum itu berlanjut sampai aku melanjutkan kerja kembali , dan berakhir ketika aku mematahkan transducer milik second Officer (2ETO).

“ Bencannnnnnaaaaaaaa ……”

Untuk membuang sialku , aku memotong rambutku yang sudah mulai panjang , sekaligus menandakan awal segalanya , umur yang baru , rambut yang baru , semangat baru dan jiwa yang baru.


Hari keempat (Sea day)

Semangattttt……di hari pertama ku berumur 25 tahun , aku berangkat kerja dengan TIDAK MANDI…..bukan perubahan yang baik sepertinya. Aku bangun jam 7 pagi , ke kamar mandi hanya gosok gigi dengan PEPSODEN rasa mint hasil beli di Miami. Langsung pake seragam kerja , masih pake kolor kemaren , boxer kemaren , oblong kemaren , dan kaos kaki kemaren. Pakai sepatu , pake gel dan keluar kamar…..

” Go Ricky Gooooo…..go Ricky gooooooo….”

Berjalan dengan gagahnya menyelusuri M1 ( gang way ) , tangan dimasukan ke kantong celana , rambut sudah kokoh akibat gel , gigi sudah putih akibat pepsoden , badan sudah wangi akibat 5 semprotan minyak wangi.

“ its me the NEW RICKY….!! “

Semua orang di workshop teman teman sesama electrician ga cukup sekali melihat ku , mereka menatap ku , berpaling , lalu menatapku lagi….

“ heheeh….aku tahu , aku tambah ganteng….”

Bahkan sang first officer (1ETO) melihatku dengan tatapan tajam….

“ seganteng itukah diriku ??? “ , please jawab…

Di hari ini hampir semua CHIT habis dilahap , cuman karena tidak ada waktu saja jadi tidak selesai. Selesai bekerja aku berjalan menuju open deck , kenapa..?? karena setahu ku kita sudah melewati pinggiran segitiga Bermuda. Naik lift ke deck 16 , membuka pintu open deck.

Buzzzzzzzzzzzzzz………

Itu bukan suara orang lagi ngorok…..tapi angin yang cukup kencang. Bulu bulu kuduk ku semua berdiri , bukan karena aku takut , dan rambut yang gagahnya berdiri ikut sedikit bergerak.

“ohhhh….mayyyy godddd…….this is fantastic…”

“ inikah rasanya EROPAA….?? “

Udaranya dingin brooooo…..aku melangkah keluar pintu dengan tersenyum senyum….dan ga berhenti berhenti mengucap, bukan syukur allhamdulillah melainkan “wawwww”…..aku sangat antusias , aku menaiki satu deck kembali menuju deck 17 , bersandar tepat di pinggir kapal , di depan ku hanya ada pembatas dari plastic setinggi dada ku , diluar pembatas itu sudah lautan lepas. Sekali lagi inikah rasanya dingin eropa , inikah rasanya udara eropa , inikah sensasi eropa.

Tepatkah aku mengucapkan

“ inilah pertama kalinya aku merasakan dingin yang benar benar real..? “.

Aku sudah pernah merasakan dinginnya gunung mas yang membuatku menggigil , dan juga sudah pernah merasakan dinginnya gunung puntang yang membuat ku hampir hipotermia. Tapi kali ini aku merasakan lain , ini lebih segar , ini lebih dari kata kata yang bisa keluar dari mulut ku.

Aku masuk kembali ke dalam kapal , suhu didalam kapal tiba tiba saja menjadi hangat buat tubuhku , sungguh pengalaman yang invers dengan di Caribbean.


Hari kelima (Sea day)

Bangun tidur ku terus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi ku …..(lupa…apaan yaa..??)

Tampaknya lagu itu ga cocok buat ku , inilah lagu yang cocok untuk ku

bangun tidur ku terus kerja
tidak lupa memakai minyak wangi

Sekali lagi , aku TIDAKKK MANDIIII….langsung pakai seragam kerja , kaos kaki kemaren, kolor kemaren , boxer kemaren , yang artinya aku sudah 2 hari ga ganti kolor. Jangan di bayangkan ntar malah menaikan gairah seksual.

Hal pertama yang aku lakukan di pagi hari adalah , berjalan menuju workshop , mengisi jam kerja , dan berjalan menuju open deck , sekali lagi aku ingin merasakan sensasi dingin di jam 7.30 in the morning.

Kau tidak akan percaya gimana rasanya dingin in the morning , dinginnnnnnn…sudah bisa dibayangkan.??. ..aku berjalan menyelusuri open deck , ternyata di salah satu bar di open deck sudah ada seseorang , langsung saja aku samperin
“ good morning.?? “, sapa ku

“ morning “, dia menjawab

Terjadi banyak percakapan….tapi satu yang pasti , orang yang aku ajak ngobrol ini adalah seorang GAY….karena dia sudah menceritakan tentang dirinya , dan aku hanya percaya saja.

“ are u did’t fell cold.??.”, bertanya pada ku

“ohhh…very cold…but its allright…I like it….!!”, menjawab dengan badan menggigil

“ come inside , you wanna capucino ? “

“ ok , niceee…”, aku pun masuk ke ruangan bar

“ single or double..? ”, bertanya tipe capucino

“ I don’t..its up to you , Im not understand..! ”

Dia pun memberiku segelas capucino……niceeee….sedikit menghangatkan tubuhku…aku pun berjalan kembali keluar bar.

Plokkkkkkkkkkkkkkk…….

Sebuah tangan tiba tiba nemplok di si otong

“ SHITTTTTTT……ni orang megang alat kelamin ku “…

“ setannnnnnnnnnnnnnnnnnn…”

“ Ricky , I like u..” , dia berkata….

Aku hanya ketawa , dan keluar dengan cepat.….dalam hati…

” gila ni orang…maen pegang aja…sinting...”

Ga berapa lama capucino ku habis.

“ where I throw this..? “ , aku bertanya

“ over here “, sambil menunjukan tempat sampah di dalam bar.

Aku pun masuk dengan tenang

“ you want I touch your dick again…? “, gay itu berkata

“ hohooho….nonono…”, ku langsung ngabur keluar bar

Aku meninggalkan dia , pergi dengan sopan , kembali ke ke workshop dan bekerja. Ga nyangka Terjadi juga sexsual harassment.
Hari keenam (Sea day)

Sekali lagi lagu ini berkumandang..

bangun tidur ku terus kerja
tidak lupa memakai minyak wangi

Aku tidak mandi kembaliiiii……sebuah kemajuan yang fantastic setelah berumur 25 tahun , right ?.

Bagaimana tidak , selama transoceans , tidak ada jam yang benar untuk istirahat , hampir setiap hari during sea days kita mengalami one (1) hour forward , aku bangun jam 6 pagi , itu berarti aku bangun jam 7 pagi , menandakan aku tidak ada waktu untuk mandi. Soo….lagu itu pun terus berkumandang. Sudah enam hari di laut , berarti aku sudah mengalami 5 kali one hour forward , kini perbedaan waktu dengan Indonesia adalah 6 jam , for example disini jam 8 malam di Indonesia jam 2 pagi.

Bukan hanya jam saja yang mengalami perubahan , posisi kapal pun kita tidak tahu selama transocean , di layar televisi hanya bertuliskan :

SATELLITE RECEPTION
IS
CURRENTLY UNAVAILABLE
DUE TO SHIPS PRESENT
LOCATION

Aku hanya memilikirkan , apakah benar legenda atlantik itu ada , sampai sampai satellite kapal canggih kaya begini tidak bisa menangkap sinyal. Tapi aku mendengar cerita dari teman teman di kapal ,

“ laut atlantik itu kejam, pesawat saja ditarik dan langsung ilang , ombanknya juga kencang , besar besar ”

Klo melihat perkataan seperti itu , mengenai ombak yang besar , itu memang benar , selama transocean ini , ombak memang sedikit lebih besar , berbeda dengan carribean , disana masih agak sedikit tenang , disini agak sedikit menjilat jilat badan kapal. Ombak mecapai 0.5 sampai 1 meter , tapi kita hanya lewat di pinggiran Bermuda , aku tak tahu bagaimana bila berada di pusatnya , dan aku tak mau tahu. Yang aku mau tahu adalah selamat tiba di Ponta delgada. Actually , this morning I meet with another gay , when I was in elevator after went to open deck. He said some thing in tagalog language , yang menandakan dia warga Negara Filipina.
I just said
“ sorry im Indonesian “
“ohhh sorry I though you Filipino “, he said
Bukan itu saja , begitu aku mau keluar lift , dia mengeluarkan kata kata mutiara yang menurutku kata kata mutiara yang sudah karatan.
“ but you are handsome “, he said..
Aku hanya tersenyum…
“ najissssssssssssss…..”, kembali ketemu gayyy….